#sampah#limbah

Nihil Perawatan, Anggaran Rp4 Miliar Optimalisasi TPA Natar Diduga Fiktif

( kata)
Nihil Perawatan, Anggaran Rp4 Miliar Optimalisasi TPA Natar Diduga Fiktif
TPA Tanjungsari, Natar, Lampung Selatan. Lampost.co/Febi


Kalianda (Lampost.co) -- Anggaran optimalisasi tempat pembuangan akhir (TPA) Tanjungsari, Natar, Lampung Selatan, Rp4 miliar, diduga fiktif. Pasalnya, penggunaan dana yang digelontorkan pada 2020 lalu itu tidak terlihat wujudnya.

Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) TPA Tanjungsari, Natar, Iswandra, mengaku tidak pernah ada perawatan. Padahal, dalam LPSE 2020 terdapat anggaran Rp4 miliar melalui APBN untuk optimalisasi TPA. Proyek itu pun sudah memiliki pemenang.

"Belum ada sepertinya perawatan-perawatan di TPA," ujar Iswandra, Jumat, 23 September 2022. 

Dalam LPSE Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat dijelaskan kode tender 64401064 dengan nama tender Optimalisasi TPA Natar pada 11 Mei 2020. Pekerjaan konstitusi melalui APBN dengan nilai HPS Rp3.999.997.900,57. Tender itu dimenangkan CV Abdi Karya Pratama, yang berkantor di Jalan Raya Way Kanan No. 15, Blambangan Umpu, Waykanan.

Berdasarkan pantauan Lampost.co, embung untuk menampung suplai aliran air hujan di TPA tidak terurus. Bahkan, kondisi embung pun tidak dapat dimanfaatkan lagi. Dampaknya, lingkungan masyarakat pun tercemar hingga ke lahan pertanian. Sebab, air limbah TPA masuk lahan pertanian. 

Sementara air di embung berwarna hitam kemerahan. Dengan demikian, warga pun tidak ada yang berani memanfaatkan airnya.

 

Effran Kurniawan








Berita Terkait



Komentar