#kriminal#sabu#narkotika

Niat Edarkan Sabu saat Pergantian Tahun Tak Kesampaian

( kata)
Niat Edarkan Sabu saat Pergantian Tahun Tak Kesampaian
Tersangka Boy Arif saat diamankan di Mapolsek Telukbetung Timur.Lampost.co/Febi Herumanika

Bandar Lampung (Lampost.co) – Niat Boy Arif (27), warga Jalan Gatot Subroto, Kelurahan Garuntang, Telukbetung Selatan, Bandar Lampung, menjual sabu saat pergantian tahun tidak kesampaian. Sebab, tersangka keburu diamankan Tim Opsnal Polsek Telukbetung Timur lantaran kedapatan membawa narkotika jenis sabu seberat 15 gram.

Tersangka diduga kuat merupakan pengedar karena dari barang bukti yang diamankan nilainya mencapai Rp32 juta. Tersangka diamankan pada saat petugas tengah melakukan patroli rutin.

Kapolsek Telukbetung Timur Kompol Faisolsyah mengatakan saat anggota melakukan patroli melihat gerak-gerik tersangka mencurigakan. Selanjutnya dilakukan penggeledahan dan  ditemukan sabu dengan berat 15 gram.

"Tim melakukan kegiatan patroli waktu itu di wilayah Pekon Ampai, Keteguhan, tersangka ini lewat dan tampak menghindari petugas. Hal itu membuat petuga curiga dan memberhentikan kendaraannya. Saat kami geledah di kantong celananya kami temukan bungkus rokok yang dalamnnya ada sabu," katanya.

Dari hasil pemeriksaan terhadap tersangka, menurut Kapolsek, barang haram senilai Rp32 juta tersebut rencananya akan diedarkan pada saat malam pergantian tahun kepada beberapa anak muda yang biasa mengambil kepadanya. "Dari hasil pengakuan tersangka, sabu yang dibeli dengan harga Rp32 juta tersebut akan dipecah menjadi beberapa bagian. Selanjutnya akan dijual lagi kepada pelanggannya saat malam tahun baru," katanya.

Tersangka mengaku baru pertama kali mengambil sabu dalam jumlah cukup banyak lantaran tergiur dengan keuntungan yang lebih besar. Namun, bukannya dapat untung justru tersangka diamankan polisi berikut sabu-sabu yang baru dia beli.

Guna kepentingan lebih lanjut tersangka dilakukan penahanan di Polsek Telukbetung Timur. Untuk pasal yang dikenakan Pasal 114 Ayat (2) UU Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

"Sejauh ini anggota terus melakukan pemeriksaan siapa sebetulnya pemilik dari barang tersebut, selanjutnya akan dilakukan pengejaran," katanya.

Muharram Candra Lugina



Berita Terkait



Komentar