#aktris#narkoba#sabu

Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Ajukan Banding atas Vonis 1 Tahun Penjara

( kata)
Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Ajukan Banding atas Vonis 1 Tahun Penjara
Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie (Foto: MI)


Jakarta (Lampost.co) -- Aktris Nia Ramadhani dan suaminya, pengusaha Ardi Bakrie, divonis satu tahun penjara akibat kasus narkoba. Kini, mereka sudah mengajukan banding kepada majelis hakim.

 

"Penasihat hukum akan menyusun memori banding dan mengajukan memori banding tersebut ke Pengadilan Tinggi Jakarta melalui Kepaniteraan Pengadilan Negeri Jakarta Pusat," ujar Wa Ode kepada wartawan.

Ia mengatakan bahwa kliennya tidak menerima keputusan hakim yang memberikan vonis penjara satu tahun. Mereka berharap banding yang diajukan dapat dipenuhi.

Menurut Wa Ode, putusan majelis hakim mengabaikan fakta hukum dalam persidangan. Selain itu, vonis tersebut lebih berat dibandingkan tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU). JPU menuntut Nia satu tahun rehabilitasi.

Perkara ini berawal dari Nia dan sopirnya, Zein Vivanto yang diciduk di rumah sang aktris, di Pondok Indah, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, pada Rabu, 7 Juli 2021 pukul 15.00 WIB. Kemudian, Ardi menyerahkan diri ke Polres Metro Jakarta Pusat setelah dihubungi istrinya.

Pada penangkapan tersebut, polisi mengamankan barang bukti berupa narkoba jenis sabu seberat 0,78 gram. Selain itu, ditemukan juga bong atau alat isap sabu dari rumah keluarga konglomerat itu.

Keduanya juga dinyatakan positif methamphetamin alias mengonsumsi sabu. Hal tersebut berdasarkan hasil tes urine serta cek laboratorium untuk darah dan rambut yang dilakukan penyidik terhadap pasangan suami istri itu. Juga pemeriksaan terhadap Zein.

Nia, Ardi, dan sopir mereka pun resmi dijadikan terdakwa. Mereka dituntut Pasal 127 ayat (1) huruf a Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, juncto Pasal 55 ayat (1) KUHP.

Jaksa menuntut ketiganya ditempatkan di Lembaga Rehabilitasi Medis dan Rehabilitasi Sosial di Rumah Sakit Ketergantungan Obat (RSKO) Cibubur, Jakarta Timur. Mereka diminta menjalani rehabilitasi secara rawat inap masing-masing selama 12 bulan.

Winarko







Berita Terkait



Komentar