#kecelakaan#underpass#innova

Ngebut, Innova Seruduk Pembatas Underpass Unila

( kata)
Ngebut, Innova Seruduk Pembatas Underpass Unila
Foto: Mobil Toyota Inova Warna Hitam dengan nomor polisi BE 1392 VS menabrak pembatas jalan Underpass Universitas Lampung, Jalan ZA Pagar Alam, Rabu (20/11/2019) Ba'da Magrib. Dok

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Mobil Toyota Innova Warna Hitam dengan nomor polisi BE 1392 VS menabrak pembatas jalan Underpass Universitas Lampung, Jalan ZA Pagar Alam, Rabu, 20 November 2019 Ba'da Magrib. Kecelakaan tersebut mengakibatkan pengendara motor dibelakanganya kaget dan sempat tergelincir dibelakang mobil naas tersebut.

Bemper depan mobil tersebut terlihat ringsek akibat kecelakaan tersebut. Kemudian sisi sebalah kanan depan mobil tersebut terlihat remuk bahkan ban depan sebelah kanan pecah. Kaca lampu depan mobil tersebutpun berserakan dijalanan tempat lokasi kejadian. Akibat kecelakaan tersebut lalu lintas jalanpun sempat macet panjang.

Hal tersebut disampaikan oleh Iin Yuniarti (34) saksi mata dan juga pedagang kue. Ia menceritakan bahwa mobil tersebut berjalan dari Mall Boemi Kedaton kearah Raja Basa. Namun mobil tersebut seperti bingung mau lewat underpass atau lewat jalur atas.

"Mobil itu ngebut, keliatannya bingung mau lewat mana, mau lewat kanan atau kiri. Mungkin sopirnya nggak tahu jalan. Eh tahu-tahu nabrak pembatas jalan depan kuburan samping SMP Negeri 22 Bandar Lampung," kata ibu yang sudah berdagang selama 5 tahun ini.

Kemudian ia menceritakan mobil kijang inova tersebut dikendari oleh supir tanpa ada penumpang lainnya di dalam mobil tersebut. Ketika mobil tersebut menabrak ada pengendara motor dibelakangnya yang sempat kaget dan tergelincir. Pengendara motor Honda Vario Warna Merah BE 6263 AD tersebut atas nama Tulus warga Kampung Baru dan anak laki-lakinya bernama Adlan Prabowo berumur 2,5 tahun.

"Yang bawa mobil sendirian sopirnya aja, orang Tanggamus katanya mah. Supirnya nggak apa-apa, bisa jalan keluar dari mobil. Tapi pengendara motor honda vario merah anaknya sempat jatuh," katanya.


 

Setiaji Bintang Pamungkas

Berita Terkait

Komentar