#Ekonomi#VirusKorona

New Normal Dianggap Efektif Bangkitkan Stabilitas Indonesia

( kata)
New Normal Dianggap Efektif Bangkitkan Stabilitas Indonesia
Ilustrasi/Medcom.id

Jakarta (Lampost.co) -- Langkah pemerintah mendorong fase new normal dianggap tepat. Sebab kenormalan baru dinilai membangkitkan kembali stabilitas di Indonesia. Khususnya stabilitas ekonomi di tengah pandemi korona (covid-19).

"New Normal ini sebagai salah satu cara untuk membangkitkan ekonomi baik sektor riil dan beberapa sektor-sektor lain," kata Wakil Ketua Fraksi PKB, Fathan Subkhi dalam diskusi virtual Indonesia Podcast Show 4 Radio Online www.pemudafm.com dengan tema "New Normal Cara Efektif Membangkitkan Ekonomi".

Menurut Fathan, pemerintah tak bisa membicarakan penanggulangan korona tanpa stabilitas ekonomi. Sehingga dorongan menuju fase new normal merupakan langkah strategis untuk menanggulangi masalah nasional.

"Dan tidak kalah penting adalah meningkatkan daya beli masyarakat. Karena pertumbuhan ekonomi kita ditopang oleh daya beli masyarakat," ujar dia.

Deputi III Kantor Staf Kepresidenan (KSP), Panutan S menyebut peran aktif masyarakat sangat dibutuhkan dalam new normal. Dukungan bisa ditunjukkan melalui pemberlakuan protokol kesehatan secara ketat.

Direktur pengembangan strategi PB BNPB Agus Wibowo meminta pemerintah memperkuat kesadaran masyarakat melalui keluarga. Sementara pengamat dari Universitas Al Azhar, Zaenal Budiyono menyebut adaptasi menuju new normal membutuhkan peran semua pihak.

Sebab ada dinamika yang harus dihadapi seluruh elemen di Indonesia. Misalnya jika dalam penerapan new normal, muncul lonjakan kasus korona. Maka kenormalan baru akan disesuaikan.

"Jadi sebisa mungkin kita melanjutkan ini, tetapi kalau memang terjadi itu, maka kemudian harus dilakukan penghentian berbagai macam kegiatan terbuka,” katanya.

Dia menekankan pentingnya kedisiplinan sehingga ke depan masyarakat bersinergi dengan pemerintah.

 

Abdul Gafur



Berita Terkait



Komentar