#gelombangtinggi#beritalamsel#nelayan

Nelayan Kalianda Tak Melaut akibat Gelombang Tinggi

( kata)
Nelayan Kalianda Tak Melaut akibat Gelombang Tinggi
Akibat gelombang laut tinggi, nelayan di dermaga bom Kalianda, Lampung Selatan, tidak melaut. Lampost.co/Perdhana

Kalianda (Lampost.co): Akibat gelombang laut tinggi, membuat ratusan nelayan di dermaga bom Kalianda, Lampung Selatan, tidak melaut.

Sejak beberapa hari silam, laut di sekitar pesisir Lampung Selatan mengalami gelombang tinggi bahkan banjir rob, sehingga nelayan setempat lebih memilih aktivitas di daratan. 

Untuk mengisi waktu luang, para nelayan setempat memanfaatkan dengan memperbaiki perahu dan alat tangkap ikan seperti pancing dan jaring. 
"Kalau hari ini ada beberapa nelayan yang nekat melaut," kata Jumroni (54) nelayan setempat, Rabu, 27 Mei 2020. 

Dijelaskannya, terakhir aktivitas pelelangan ikan laut di dermaga bom Kalianda di lakukan sehari sebelum hari raya Idulfitri, Sabtu 23 Mei 2020. 
"Terakhir hari Sabtu kemarin, Minggu dan Senin libur lebaran, hari selasa sampai sekarang gelombang tinggi," ujarnya. 

Meskipun para nelayan tidak melaut, pasar pusat pelelangan ikan di dermaga bom masih tetap berjalan. Pasalnya stok ikan sebelum hari Lebaran Idulfitri 1441H masih berlimpah.

"Kalau hari ini stok ikan laut masih ada walaupun sudah mulai berkurang," ujar Minah (41) salah seorang pedagang ikan. 

Menurutnya ada beberapa jenis ikan laut yang harganya alami kenaikan pasca lebaran Idulfitri, disebabkan tingginya permintaan. "Ada beberapa jenis ikan alami kenaikan," kata dia.

Adi Sunaryo



Berita Terkait



Komentar