#gelombangtinggi#selatsunda#beritalampung

Nelayan Diimbau Waspadai Angin dan Gelombang Tinggi di Selat Sunda

( kata)
Nelayan Diimbau Waspadai Angin dan Gelombang Tinggi di Selat Sunda
(Foto:dok KSOP)

KALIANDA (Lampost.co)--Stasiun Meteorologi Maritim kelas 1 Lampung melalui Kantor Syahbandar dan Otoritas Penyeberangan (KSOP)  kelas V Bakauheni memperingatkan sejak Rabu hingga Kamis (10-11/7/2019) pagi kondisi cuaca buruk terjadi di wilayah perairan Selat Sunda.

Kepala KSOP kelas V Bakauheni, Iwan Syahrial, memaparkan kecepatan angin antara 10 sampai 30 knot berpotensi menimbulkan gelombang tinggi mencapai 4 meter di perairan barat Lampung dan Selat sunda bagian selatan. 
Sedangkan kondisi cuaca buruk di perairan Selat Sunda bagian utara (Merak - Bakauheni) tinggi gelombangnya mencapai 2 meter, angin berembus dari timur laut  ke tenggara, dengan kecepatan 5-15 knot, dan cuaca berawan.

Ia mengimbau nelayan mewaspadai potensi angin yang memicu terjadinya gelombang tinggi. “Kami mengimbau agar nelayan dan masyarakat pesisir dapat mewaspadai gelombang tinggi itu,” ujar Iwan Syahrial Rabu (10/7/2019).

Dia menyebutkan, gelombang laut tinggi itu disebabkan dalam interaksi laut dan atmosfer saat ini terdapat daerah tekanan rendah samudera Hindia Indonesia. "Nelayan bisa mewaspadai kondisi perairan tersebut. Sehingga, lebih hati-hati dalam melaut sepanjang dua hari itu," pungkasnya. 

Aan Kridolaksono



Berita Terkait



Komentar