koronaviruskorona

Nelayan dan Pedagang Ikan di Gudang Lelang Merana Akibat Korona

( kata)
Nelayan dan Pedagang Ikan di Gudang Lelang Merana Akibat Korona
Aktivitas Pasar Gudang Lelang yang tampak sepi karena imbas dari korona. Atika


BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Sejumlah warga kelurahan Kangkung, Kecamatan Buwi Waras, Telukbetung, mengeluhkan sepinya pembeli di Pasar Gudang Lelang. Pasalnya, pembeli enggan datang ke pasar akibat wabah korona.

Dampak lain yang dirasa bagi sejumlah warga tersebut diantaranya biaya anak sekolah. Pasalnya meskipun tidak sekolah alias diliburkan, orang tua masih harus membiayai kuota internet anak untuk melaksanakan belajar secara online.

"Beli kuota saja bisa berapa puluh ribu sekitar lima sampai tujuh hari, itu satu anak saja. Sedangkan saya punya anak tiga, jadi kuota harus banyak karena semuan dapat tugas," ujar Ningsih, pedagang ikan di Pasar Gudang Lelang, kepada Lampost.co, Kamis, 16 April 2020.

Tak hanya sampai di situ penderitaan yang ia rasakan akibat korona tersebut. Meskipun libur sekolah, anaknya yang menginjak bangku SMK masih harus membayar biaya sekolah atau SPP tiap bulannya.

"Sebulan anak saja bayar SPP Rp280 ribu dan itu tetap harus di bayar meskipun libur. Saya waktu itu ajukan gratis tapi gak bisa jadi semenjak anak saya sekolah disana ya harus bayar. Bayangkan ssaja, sudah beli kuota bayar pula biaya sekolah," keluhnya.

Di lain tempat, seorang nelayan pun merasakan hal yang sama. Ia menceritakan bahwa saat ini pemasukannya berbanding 180 derajat dari hari sebelum wabah corona menyerang. Penghasilan yang biasa Ia dapatkan bisa untuk digunakan makan, biaya sekolah, keperluan hidup saat ini sangat terbatas.

"Miris sekali, sekarang pemasukan sangat sedikit, anak juga kalau minta uang jajan sekarang saya udah gak bisa kasih lagi," kata Kohar, salah seorang nelayan.

Adapun harapan dari mereka agar adanya uluran tangan dari pihak pemerintah mau turun langsung ke lokasi pemukiman dan melihat keadaan yang sangat berubah sejak korona menyerang Lampung.

"Semoga Pak Gubernur atau Bu Nunik mau kesini lihat keadaan kami, dan mengulurkan sedikit bantuan atau kepedulian bagi kami warga yang terkena dampak korona," ujar dia.

Winarko







Berita Terkait



Komentar