#KERUSUHAN#DEMONSTRASI#BERITALAMSEL

Natar Sepakat Bentuk Tim Keamanan Desa Terkait Pembakaran Mapolsek

( kata)
Natar Sepakat Bentuk Tim Keamanan Desa Terkait Pembakaran Mapolsek
Rapat koordinasi pembentukan tim satgas keamanan desa di Desa Hajimena. (Foto: Lampost.co/Febi Herumanika)


Kalianda (Lampost.co) -- Untuk menindaklanjuti arahan bupati dan kapolres Lampung Selatan (Lamsel) serta hasil rapat mengenai insiden pembakaran Mapolsek Candipuro, Camat Natar beserta jajaran menggelar rapat di desa, bersama pemerintahan desa, tokoh agama, karang taruna, pemuda, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), dan satuan perlindungan masyarakat (Satlinmas).

"Setiap hari ada 3 desa yang kami kunjungi mulai hari ini. Tiga desa di hari pertama yakni desa Sidosari, Hajimena, dan Pemanggilan. Besok tiga desa lagi kami rapatkan soal ketertiban dan keamanan," kata Camat Natar, Eko Irawan, ditemui dalam acara sosialisasi di kantor desa setempat, Senin, 24 Mei 2021. 

Ia menjelaskan hasil musyawarah menyepakati semua unsur di desa bersama-sama untuk menjaga ketertiban dan kemanan desa dengan membentuk tim satgas keamanan desa dan mengedepankan penyelesaian masalah melalui rembuk pekon /musyawarah secara damai tanpa adanya tindakan anarkis serta tanpa merugikan orang lain. 

Eko mengimbau seluruh masyarakat untuk tidak gegabah mengambil keputusan mengingat semua ada aturan dan hukum yang mengatur. 

"Sejak dahulu kan mufakat serta musyawarah jika ada permasalahan. Dengan begitu tidak ada orang lain yang dirugikan," ujar mantan camat Sidomulyo itu.

Kepala Desa Hajimena Rais Yusuf mendukung penuh adanya satgas keamanan desa yang dibentuk hari ini. Menurutnya, satgas ini akan terus berkordinasi tentang keamanan dan kedamaian desa. 

"Sudah semestinya setiap persoalan dimusyawarahkan terlebih dahulu. Utamakan rembuk pekon. Jangan mengambil keputusan yang merugikan orang lain dengan tindakan anarkis," katanya.

 

Wandi Barboy







Berita Terkait



Komentar