#viral#medsos

Nasib Satu Keluarga 7 Tahun Memanjat Tembok Karena Jalan Ditutup Tetangga

( kata)
Nasib Satu Keluarga 7 Tahun Memanjat Tembok Karena Jalan Ditutup Tetangga
Liza Ulfa Maisura harus menyiapkan tangga untuk memanjat tembok agar bisa keluar rumah. Metrotv


Sumenep (Lampost.co) -- Satu keluarga di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, harus memanjat pagar tembok selama tujuh tahun untuk keluar masuk rumah. Hal itu dijalani karena akses jalan yang ditutup tetangganya.

Liza Ulfa Maisura (35), bersama keluarga, setiap hari hanya bisa meratapi dinding tembok yang melintang menutup pekarangan sekaligus akses jalan masuk menuju rumahnya di Dusun Talesek, Desa Gapura Barat, Kecamatan Gapura, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur.

"Untuk bisa masuk rumah harus memanjat dinding atau memutar melewati gang sempit di pekarangan orang. Motor harus dituntun juga," keluhnya, Kamis,11 Agustus 2022.

Baca juga: Viral, Baim Wong Sebut Monyet Ke Bonge

Diketahui, pagar tembok tersebut didirikan tetangganya, lantaran pernah cek-cok dengan pemilik tanah sebelumnya. Bahkan tembok tersebut enggan dirobohkan, meski semua biaya temboknya akan diganti.

“Sangat terganggu dengan adanya tembok yang menutupi rumah. Padahal menurut sertifikat tanah yang saya beli, tembok tersebut berdiri di atas jalan desa,” ucapnya.

Sementara pihak Desa, Fahriyansyah, mengaku akan segera memfasilitasi mediasi antara kedua pihak untuk mencari solusi untuk kebaikan bersama. 

"Kami akan mediasi agar permasalahan tembok yang berdiri sejak 2015 tersebut cepat terselesaikan,” ujarnya.

Terpisah, Kapolsek Gapura, Iptu Fathorrahman mengaku memantau dan menunggu hasil mediasi dari desa.

"Jika belum selesai kami akan menarik kasus ke Forkopimca,” jelasnya.

Effran Kurniawan








Berita Terkait



Komentar