#Moeldoko#PartaiDemokrat#Capres2024

NasDem Bantah Usung Moeldoko Sebagai Capres 2024

( kata)
NasDem Bantah Usung Moeldoko Sebagai Capres 2024
Ilustrasi Partai NasDem


Jakarta (Lampost.co) -- Partai NasDem membantah mendukung Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko maju sebagai calon presiden (capres) 2024. DPP Partai NasDem belum pernah mengeluarkan pernyataan apa pun terkait capres.

"Kalau soal dukung, ada ketum (ketua umum), ada sekjen (sekretaris jenderal), ada waketum (wakil ketua umum), ada bendum (bendahara umum), ada ketua bapilu (badan pemenangan pemilu). Kita enggak pernah bicarakan (capres 2024) di DPP," kata Ketua DPP Partai NasDem Zulfan Lindan dalam diskusi Smart FM, Jakarta, Sabtu, 6 Februari, 2021.

Dia mengatakan Partai NasDem sudah memiliki daftar nama yang dianggap berpotensi diusung sebagai capres 2024. Namun, tidak ada nama Moeldoko dalam daftar tersebut.

"Yang saya lihat dari list yang ada, Pak Moeldoko belum termasuk (tokoh yang diusung sebagai capres 2024)," ungkap dia.

Dia menegaskan Partai NasDem memiliki mekanisme dalam memilih calon yang akan diusung sebagai capres. Yakni, konvensi berdasarkan keputusan Kongres Nasional Partai NasDem pada 2019.

Semua pihak harus mengikuti konvensi tersebut jika ingin diusung Partai NasDem dalam Pilpres 2024. Tidak ada penunjukan langsung.

"Kalau dia berhasil menang di sana (konvensi), baru kita dukung," ujar dia.

Dukungan Partai NasDem yang berkaitan dengan polemik Partai Demokrat disampaikan Andi Mallarangeng. Sekretaris Majelis Tinggi DPP Partai Demokrat itu menyampaikan dukungan Partai NasDem berdasarkan keterangan delapan kader yang dirayu untuk menyelenggarakan kongres luar biasa (KLB) Partai Demokrat.

Tidak hanya NasDem, ada nama partai lain yang disebut mendukung Moeldoko maju pada Pilpres 2024. Yakni Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

"Ini juga katanya, sudah didukung oleh PKB dan didukung oleh NasDem berdasarkan keterangan kader kami," kata Andi.

Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) itu menyambut baik bantahan yang disampaikan Partai NasDem. Artinya, Moeldoko mencatut nama Partai NasDem dalam polemik tersebut.

"NasDem sudah bilang halusinasi, jadi yang halusinasi ini Pak Moeldoko," ujar dia.

Abdul Gafur







Berita Terkait



Komentar