#narapidana#lapaskotabumi#beritalampura

Narapidana Lapas Kotabumi Dibekali Keterampilan Pembuatan Kerajinan

( kata)
Narapidana Lapas Kotabumi Dibekali Keterampilan Pembuatan Kerajinan
Ilustrasi. Foto: Google Images


Kotabumi (Lampost.co): Dinas Koperasi dan UMKM (Usaha Kecil Menengah dan Perindustrian) Kabupaten Lampung Utara mencoba memberikan solusi terhadap narapidana.

Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Lampura, Dina P mengatakan untuk meningkatkan kemampuan dalam mengolah sumber daya melimpah di wilayah setempat, pihaknya membekali para narapidana yang tidak lama lagi akan menjalani kehidupan normal. 

"Kemarin kita sudah berikan pelatihan, sekaligus itu ada sertifikatnya. Yakni, mengolah kerjinan berbahan dasar fiberglass. Harapan kita sebagai pemerintah, saat kembali ke masyarakat para warga binaan dapat menjalani kehidupan normal melalui keterampilan yang sudah diberikan, sehingga menopang roda perekonomiannya," kata dia usai menyerahkan sertifikat secara simbolis di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Kotabumi, Jumat,17 Juli 2020.

Dina menjelaskan meski keadaan keuangan pemerintah pas-pasan. Pihaknya akan berupaya maksimal dalam memberikan bekal kepada para narapida. Agar kelak dalam mengarungi bahtera kehidupan di tengah masyarakat dapat menjalani kehidupan normal, dengan modal yang diberikan saat pelatihan.

"Kita juga menyediakan tempat yang dapat dijadikan wahana menjajakan hasil kerajinan tangan mereka (fiberglass). Kebetulan pemerintah memiliki aset di eks Taman Makam Pahlawan Kotabumi, itu dapat dijadikan galeri atau sejenisnya untuk menjual hasil tangan mereka," kata dia.

Sementara itu, Kepala Lembaga Permasyarakatan Kelas IIA Kotabumi Kabupaten Lampung Utara, Endang Lintang Hardiman menambahkan jumlah warga binaan mencapai 365 orang dan petugas 68 orang.

"Saat ini Lapas Kotabumi sedang menuju zona integritas agar menjadi ikon di Lampung Utara sebagai salah satu jajaran vertikal. Kami juga ingin memberikan hasil karya dari warga binaan kami berupa 1 set kursi. Dan alhamdulillah kegiatan ini sangat positif, salah satu hasilnya dapat dilihat dari daur ulang drum yang biasanya dijadikan tempat sampah kini dapat dijadikan sesuatu yang lebih layak," katanya.
 

Adi Sunaryo







Berita Terkait



Komentar