#napitipikor#meninggal#kasusrsudpesawaran

Napi Tipikor Kasus RSUD Pesawaran Meninggal

( kata)
Napi Tipikor Kasus RSUD Pesawaran Meninggal
Ilustrasi.Dok. Lampost.co


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Terpidana kasus korupsi pembangunan RSUD Pesawaran, Raden Intan, meninggal saat menjalani tahanan di Rutan Kelas IA Bandar Lampung/Rutan Way Hui, Kamis siang, 24 September 2020. Mantan Kepala Puskesmas Tegineneng, Pesawaran, tersebut meninggal usai dirawat di RSUD Abdul Moeloek.

Kepala Rutan Kelas IA Bandar Lampung/Rutan Way Hui Roni Kurnia membenarkan hal tersebut.
Menurut dia, Raden Intan tiba-tiba mengalami gejala stroke ringan pada Rabu malam, 23 September 2020.

"Iya benar, semalam ada laporan kalau almarhum tiba-tiba stroke, jadi langsung kami bawa ke RS," ujarnya, Kamis, 24 September 2020.

Dia menambahkan Raden Intan dikabarkan meninggal pada Kamis siang. "Padahal sudah dirawat dan dikira membaik, tapi ada kabar mendadak, meninggal. Sebelummya sih dia enggak ada sama sekali track record stroke atau sakit. Selama ini ditempatkan di Blok A, tempat napi tipikor," ujarnya. 

Raden Intan merupakan satu dari tiga terpidana korupsi RSUD Pesawaran. Dia divonis hukuman satu tahun enam bulan penjara dengan denda Rp60 juta subsider dua bulan kurungan, pada 19 Mei 2020 yang lalu.

Muharram Candra Lugina







Berita Terkait



Komentar