#pilkada#pemilu#beritametro#bawaslu

Nama Petugas Penyelenggara Pemilu di Metro Tercatut Dukungan Independen

( kata)
Nama Petugas Penyelenggara Pemilu di Metro Tercatut Dukungan Independen
Ketua Bawaslu Kota Metro Mujib. Lampost.co/Bambang Pamungkas

Metro (Lampost.co): Selain aparatur sipil negara (ASN), Bawaslu Kota Metro telah melakukan klarifikasi terhadap satu petugas penyelengara pemilu yang namanya tercantum dalam syarat dukungan bakal calon perseorangan wali kota dan wakil wali Kota Metro, Wahdi-Qomaru.

"Kasusnya sama dengan ASN yang sebelumnya, mengikuti berenang gratis yang diselenggarakan oleh pihak keluarga bakal calon independen. Tapi itu sebelum yang bersangkutan jadi petugas penyelengara pemilu dan yang bersangkutan juga mengaku tidak pernah memberi dukungan hanya saja menyerahkan KTP sebagai syarat berenang gratis ," kata Ketua Bawaslu Kota Metro Mujib, Kamis, 16 Juli 2020.

Oleh karena itu, kata dia, Bawaslu tidak menemukan adanya unsur kesengajaan atau bentuk dukungan yang diberikan oleh ASN maupun petugas penyelengara pemilu terhadap bakal calon independen Wahdi-Qomaru.

Dia menambahkan pihaknya telah melakukan edukasi kepada pihak terkait, serta meminta ASN agar kedepan lebih berhati-hati dan tidak menyatakan keberpihakkan atau netral, terutama saat calon kepala daerah telah ditetapkan secara resmi oleh KPU.

"Nah, untuk program berenang gratis itu tidak ada masalah. Terjadi masalah kalau ada ASN tahu program gratis itu bentuknya untuk mencari dukungan, lalu dia menyerahkan KTP-nya. Itu berarti secara terang-terangan dia telah berpihak," kata dia.

Untuk ASN dan petugas penyelengara pemilu yang datanya tercantum dalam syarat dukungan bakal calon independen secara otomatis dinyatakan Tidak Memenuhi Syarat (TMS) sesuai Keputusan KPU RI Nomor 82/PI.02.2-Kpt/06/Kpu/II/2020 tentang Pedoman Teknis Penyerahan Dukungan dan Verifikasi Dukungan Bakal Calon Perseorangan Pilkada 2020.

Adi Sunaryo



Berita Terkait



Komentar