#fluburung#beritalamtim#kesehatan

Musim Hujan, Warga Diminta Waspadai Flu Burung

( kata)
Musim Hujan, Warga Diminta Waspadai Flu Burung
Ilustrasi. Foto: Google Images

Sukadana (Lampost.co): Dinas Peternakan Kabupaten Lampung Timur meminta warga khususnya pemilik ternak unggas agar mewaspadai munculnya serangan penyakit flu burung.

Pasalnya meski serangan penyakit berbahaya tersebut belum terdeteksi muncul di wilayah setempat, namun biasanya penyakit tersebut marak muncul pada musim hujan.

Kepala Dinas Peternakan Kabupaten Lamtim Almaturidi mengatakan penyakit flu burung merupakan salah satu jenis penyakit yang tergolong sangat berbahaya. Sebab serangan penyakit yang biasa menyerang ternak unggas baik ayam, itik, atau burung itu bisa menular kepada manusia.

"Serangannya juga cepat menular serta bisa muncul kapan saja dan dimana saja dan kemunculannya sulit terdeteksi," ujarnya.

Menurut Alamturidi, meskipun sampai saat ini Lamtim masih tergolong aman dari kemungkinan munculnya penyakit flu burung, pihaknya tetap meminta warga Lamtim khususnya pemilik ternak unggas agar dapat mewaspadai serangan penyakit flu burung.

"Apalagi pada musim hujan seperti saat ini. Dimana pada msuim hujan merupakan saat yang cukup rawan bagi munculnya penyakit flu burung. Sebab pada musim hujan biasanya kondisi lingkungan cenderung menjadi basah dan lembab," kata dia.

Menurutnya, kondisi lingkungan yang lembap sangat mendukung berkembangnya penyakit ganas tersebut. Apalagi diduga penyakit flu burung tersebut juga sudah muncul menyerang ternak unggas warga di daerah yang berbatasan dengan Kabupaten Lamtim.

Adapun langkah kewaspadaan yang dapat dilakukan warga khususnya pemilik ternak unggas diantaranya rajin menjaga sanitasi dan kebersihan kandang ternak serta rajin mengamati ternak unggasnya masing-masing.

"Jika mendapati ternak unggas sakit atau hal lain yang mencurigakan, agar dapat segera melapor ke petugas peternakan terdekat," kata dia.

Dia mengatakan Dinas Peternakan Lamtim, selain menyiapkan sekitar 1.500 dosis vaksin antiflu burung, juga melalui tim PDSR terus aktif melakukan pemantauan di lapangan.

"Jika tim menemukan atau menerima laporan adanya indikasi munculnya serangan penyakit berbahaya itu maka akan langsung dilakukan tindakan penanggulangan," katanya.

Adi Sunaryo



Berita Terkait



Komentar