#DBD#lampungbarat

Musim Hujan, Lambar Waspadai DBD

( kata)
Musim Hujan, Lambar Waspadai DBD
dok Lampost.co

Liwa  (Lampost.co) -- Demam Berdarah Dengue (DBD) di Lampung Barat selama 2019 mencapai 84 kasus. Sekretaris Dinas Kesehatan Lampung Barat Suhendrawati mendampingi Kadiskes Lambar Paijo, Selasa, 17 Desember 2019 mengatakan kasus DBD di Lambar selama 2019 ini meningkat dibanding tahun lalu.

Tahun ini kasus DBD sampai November akhir yakni 84 kasus. Kejadian yang paling banyak yaitu di Kecamatan Sukau yakni mencapai 22 kasus dan Liwa daerah Balikbukit sebanyak 18 kasus.

 Sementara Kecamatan Batuketulis dan Way Tenong masing-masing 7 kasus. Kecamatan Lumbok Seminung 6 kasus. Kecamatan Kebuntebu 5 kasus, Kenali dan Pagardewa masing-masing 3 kasus. Gedungsurian dan Airhitam 2 kasus, semnetara Sekincau 1 kasus.

Bagi daerah yang kejadianya mencapai 5 kasus keatas maka dilakukan fogging. Ia menambahkan kasus DBD yang terjadi di Lambar ini semuanya adalah impor yaitu kejadian gigitan nyamuknya terjadi saat sedang berpergian ke luar kota.

Kendati demikian, kata dia, pihaknya mengimbau kepada masyarakat Lambar untuk berhati-hati dan tetap mewaspadai penyakit DBD dengan cara memberantas sarang nyamuk.

Terlebih saat ini sedang terjadi musim hujan. Dimana banyak air yang kemungkinan dapat tergenang. Karena itu diimbau untuk menjaga dan membersihkan lingkungan dari tempat-tempat yang dapat menjadi sarang nyamuk. Menutup tampungan air agar tidak menjadi tempat berkembangbiaknya nyamuk.

Ia menjelaskan, meningkatnya kasus DBD di 2019 ini karena tahun ini merupakan 5 tahunan siklus perputaran perkembangan nyamuk penyebab tarjadinya kasus DBD dimana lima tahun lalu siklusnya juga banyak terjadi di Desember. Karena itu tetaplah mewaspadainya.

Setiaji Bintang Pamungkas



Berita Terkait



Komentar