#musik#komoditas#keuntungan

Musik Bukan Sekadar Meraup Keuntungan

( kata)
Musik Bukan Sekadar Meraup Keuntungan
Rio, pimpinan Orkes Ba'da Isya, dalam DialoKlasika, Minggu, 27 September 2020.Lampost.co/Umar Robani


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Musik menjadi tren di kalangan masyarakat terlebih sekarang ini dengan makin maraknya penggunaan media sosial (medsos). Masyarakat khususnya anak muda menjadikan kemajuan teknologi dalam meraup keuntungan.

Terkait hal itu, Rio, pimpinan Orkes Ba'da Isya, dalam DialoKlasika, Minggu, 27 September 2020, mengungkapkan fenomena tersebut membuat kebanyakan musisi terjebak untuk mengejar popularitas. Sebab, dengan meraih kepopuleran melalui media sosial itu, musisi mendapat keuntungan finansial.

"Kemudian, fenomena ini membuat kecenderungan musisi dalam bermusik pun hanya sekadar komoditas," katanya.

Padahal, menurut dia, musik adalah alat propaganda kepada publik paling efektif. Ia mengatakan tak hanya mengejar komoditas, musik harusnya bisa menjadi media dalam menyampaikan visi.

Sementara, moderator Chepry Chaeruman Hutabarat menyampaikan, saat ini kebanyakan musisi cenderung hanya mengikuti tren. Hal tersebut membuat seolah kegiatan bermusik hanya sekadar memuaskan keinginan pendengar.

Oleh sebab itu, sudah seharusnya para musisi turut memberikan konten yang kreatif. Bukan sebaliknya, seperti saat ini yang kebanyakan hanya menjadi komoditas.

"Sebenarnya musik memiliki visi besar sebagai media pembebasan dan menyampaikan nilai-nilai yang mencerdaskan," kata dia.

Muharram Candra Lugina







Berita Terkait



Komentar