#destinasi#museumAlquran#pariwisata

Museum Alquran Sarat Religius

( kata)
Museum Alquran Sarat Religius
Museum Alquran di Palembang. (Foto:Lampost/Zainudin)

WILAYAH Palembang tidak hanya terkenal dengan Sungai Musi dan Jembatan Ampera serta makanan khas seperti pempek kapal selam, kini ada destinasi religi baru dan unik yakni Museum Alquran Raksasa yang berlokasi di Jalan M Amin Fauzi, Soak Bujang, RT 03, RW 01, Kelurahan Gandus, Kecamatan Gandus, Palembang, Sumatera Selatan. Dari pusat Kota Palembang menuju lokasi berjarak sekitar 9 kilometer dan jika menggunakan kendaraan bermotor dapat ditempuh kira-kira 25 menit.

Alquran Al-Akbar adalah Alquran raksasa yang berbentuk lembaran kayu yang dipasang seperti jendela di bangunan bertingkat lima. Sebanyak 30 juz Alquran diukir cantik pada tembesu dan dihiasi ornamen bunga khas Palembang. Inilah karya seni asli anak bangsa dari Syofwatillah Mohzaib.

Museum Alquran raksasa itu baru dikenalkan kepada publik dan menjadi wisata religi di Pondok Pesantren Al Ihsaniyah Gandus Palembang. Pada 2010, Alquran raksasa itu masuk Museum Rekor Dunia Indonesia dalam kategori Alquran terbesar dan terberat di dunia. Alquran Al-Akbar baru diresmikan pada 30 Januari 2012 oleh Presiden keenam Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono dan seluruh delegasi Organisasi Konferensi Islam (OKI).

Tiket

Untuk masuk, pengunjung harus membayar tiket retribusi Rp10 ribu. Dana dari hasil kunjungan tersebut nantinya digunakan untuk kebutuhan operasional dan pemeliharaan sehari-hari Alquran Al-Akbar.

Syansiah, pengunjung asal Bandar Lampung, mengaku gembira dapat mengunjungi museum ini. Menurutnya, sudah lama ia mengimpikan datang ke tempat ini.

"Saya sudah lama ingin berkunjung ke sini. Alhamdulillah kali ini saya bersama keluarga bisa menyaksikan secara langsung kemegahan museum ini," kata dia, beberapa hari lalu.

Muslihah, warga lainnya, beberapa kali berkunjung ke tempat ini. Ia tidak bosan berkunjung ke tempat ini karena banyak yang bisa didapatkan.

"Saya berharap museum ini segera ditata. Misalnya, taman bermain atau taman baca di sini. Supaya pengunjungnya makin betah," ujar ibu dua anak itu sembari menggendong buah hatinya.

Zainudin*

Berita Terkait

Komentar