#KPK#SisaUangNegara#KasusMusa

Musa Berpulang, KPK Tunggu Langkah Jaksa Soal Sisa Kerugian Negara

( kata)
Musa Berpulang, KPK Tunggu Langkah Jaksa Soal Sisa Kerugian Negara
ilustrasi


Bandar Lampung (Lampost.co)--Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK dalam perkara tindak pidana korupsi yang menjerat almarhum Musa Zainuddin menanggapi kabar kematian ketua DPW PKB  Lampung Itu, pada Minggu 5 September 2021.

"Innalillahi wa InnaIlaihi rojiun," ujar Jaksa KPK Wawan Yunawarto, membalas pesan Lampost.co, Minggu, 5 September 2021.

Musa divonis sembilan tahun dan denda Rp500 juta subsider tiga bulan penjara, di PN Tipikor Jakarta, Rabu, 15 November 2017. Musa juga dijatuhi pidana membayar uang pengganti, Rp7 miliar. Belakangan Mahkamah Agung mengabulkan peninjauan kembali (PK) Musa, dari sembilan tahun menjadi enam tahun penjara. 

Mantan Ketua DPW PKB Lampung itu  tersandung masalah hukum perkara korupsi suap pembangunan Jalan Taniwel--Saleman, dketika dirinya menjabat sebagai anggota DPR RI.

Almarhum pun telah menyicil kerugian negara Rp5 Miliar ke Jaksa eksekusi KPK, pada 25 Juni, 2021 lalu.

Terkait sisa pengembilian kerugian negara, menurut Wawan,  KPK secara institusi bisa merampas harta benda milik terpidana untuk menutupi seluruh uang pengganti. Akan tetapi, pihaknya akan berkoordinasi dan menunggu pihak Jaksa Ekskusi KPK, terkait upaya pengembalian kerugian negara.

"Masalah uang pengganti,  menjadi kewenangan jaksa eksekusi bukan JPU. Kita lihat nanti langkah yang akan diambil jaksa eksekusi," katanya. 

Lampost.co mengonfirmasi hal tersebut ke Plt Juru Bicara Bidang Penindakan KPK, Ali Fikri, pada 5 September 2021, namun belum ada jawaban. 

Sri Agustina







Berita Terkait



Komentar