#mural#kota#bandarlampung#underpas#unila

Mural "Kota Bawaah Laut" Bakal Perindah Underpass Unila

( kata)
Mural
Foto Dok Lampost.co

 

BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Underpass Universitas Lampung (Unila) yang berada di Jalan Za. Pagar Alam, Bandar Lampung, direncanakan untuk mulai dilakukan pelukis mural pada Sabtu, 7 September 2019, dengan tema mural Kota Bawah Laut. 

Hal itu dikatakan langsung oleh Kepala Dinas Pariwisata Kota Bandar Lampung M. Yudhi. Untuk pelaksanaan pelukisan mural mulai dilaksanakan pada Sabtu. "Ya kita akan laksanakan pelukisan underpass pada Sabtu ini," ujarnya, Jumat, 6 September 2019.

M. Yudhi menerangkan, dalam pelaksanaan tersebut nantinya akan ada penutupan salah satu dari dua jalur underpass untuk memudahkan seniman dalam melaksanakan pelukisan. 

Penutupan jalur lalu lintas di bawah underpass itu sendiri akan dilakukan selama 24 jam supaya pengerjaan melukis mural bisa cepat selesai.

"Ya sudah dipastikan akan ada penutupan jalan untuk proses pelukisan. Karena itu kan jalurnya kecil, takutnya kalau tidak ditutup jalannya bisa membahayakan seniman yang sedang melakukan pelukisan mural," jelasnya.

Ia memaparkan tahap pertama ini rencananya penutupan jalur akan dilaksanakan dari arah Rajabasa menuju Tanjungkarang terlebih dahulu. 

"Ya kita tutup yang bagian jalur dari arah Rajabasa menuju Tanjungkarang terlebih dahulu," ungkapnya. 

Menurutnya, pihaknya belum dapat memastikan lama waktu pengerjaannya sendiri akan berapa lama nantinya.

Namun akan dikerjakan secepat mungkin seperti yang diinginkan Wali Kota Herman HN. "Yang pasti kita akan kerjakan secepat mungkin, sesuai instruksi pak wali," kata dia.

Adapun tema yang akan diterapkan menggunakan suasana bawah laut. "Temanya suasana bawah laut, kota bawah laut dan apa yang ada di dalam laut namun tetap ada ornamen Lampung," tuturnya.

Terakhir dirinya menambahkan, adanya wacana menghias underpass dengan mural ini sebenarnya sudah ada sejak pemecahan rekor MURI melukis mural di seluruh flyover beberapa waktu lalu. 

"Ya awalnya mau kita mural juga waktu pemecahan rekor kemarin. Namun atas dasar keselamatan akhirnya ditunda dulu karena kan tidak mungkin siswa kita ajak mural dengan kondisi jalan yang padat seperti di underpass," pungkasnya.  

Deta Citrawan



Berita Terkait



Komentar