#festival#pameran#beritalampura

Mulai Dipersiapkan, Festival Wonomarto Hadirkan Konsep Kearifan Budaya Lokal

( kata)
Mulai Dipersiapkan, Festival Wonomarto Hadirkan Konsep Kearifan Budaya Lokal
Warga mulai sibuk membuat stand pameran yang berkonsep sederhana dan mempertahankan kearifan lokal. Lampost.co/Fajar Nofitra

KOTABUMI (Lampost.co) -- Warga Desa Wonomarto, Kecamatan Kotabumi Utara mulai sibuk membenahi area lokasi yang akan dijadikan pusat kegiatan Festival Wonomarto 2019, Minggu, 29 September 2019, jelang hari H pelaksanaan kegiatan yang dimulai pada 15-17 Oktober 2019 mendatang.

Kades setempat, Waskito Yusika mengatakan pembenahan itu difokuskan pada area wisata II bendungan Tirta Shinta. Dilaksanakan dengan cara bergotong royong bersama seluruh elemen masyarakatnya membersihkan lokasi serta membuat stand.

"Konsep kegiatan lebih diutamakan dengan mengedepankan potensi dan beragam inovasi desa. Serta kearifan budaya lokal disana," kata dia kepada awak media yang tergabung dalam Tim SMSI Lampung Utara yang menjadi media partner di lokasi.

Dari berbagai kegiatan yang akan digelar selama tiga hari itu, lanjutnya, diharapkan mampu meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan. Baik itu wisatawan lokal maupun luar daerah, sehingga mampu mengangkat nama Lampura sebagai destinasi wisata di Provinsi Lampung. 

"Dan bermuara bagi peningkatan ekonomi rakyat, oleh karena itu kami akan berupaya dengan agar Festival Wonomarto 2019 sebagai satu event perdana yang melibatkan berbagai pihak dan dukungan penuh pemerintah daerah. Khususnya di Lampura, sehingga mampu menjadikan Desa Wonomarto sebagai salah satu rujukan destinasi wisata. Tidak hanya ditingkat provinsi, bahkan dapat merambah ditingkat nasional," terang Waskita.

Pantauan di lokasi, stand-stand yang dibangun dengan berbagai bahan ramah lingkungan itu mencerminkan kesederhanaan, pesona, dan kearifan budaya lokal. Yang dibuat dari bahan bambu untuk dinding-dindingnya dan jerami dijadikan sebagai atap penganti genting atau seng, sehingga  memunculkan nuansa tradisional yang artistik.

"Beberapa event yang bersifat perlombaan juga memperebutkan trophy "Bupati Lampura Cup". Juga beragam kegiatan yang mengenalkan produk unggulan serta beragam inovasi yang dihasilkan warga Desa Wonomarto," pungkasnya.
 

Fajar Nofitra



Berita Terkait



Komentar