#perpustakaan#modern#beritalampung

Mulai Dibangun, Lampung Bakal Miliki Perpustakaan Modern

( kata)
Mulai Dibangun, Lampung Bakal Miliki Perpustakaan Modern
Perpustakaan modern. (Ilustrasi/duniaperpustakaan)


BANDAR LAMPUNG (Lampost.co)--Pembangunan Perpustakaan Modern Provinsi Lampung yang terletak di jalan Zainal Abidin Pagar Alam Bandar Lampung mulai dikerjakan. Peletakan batu pertama dilakukan pada Sabtu (10/2/2018) oleh Gubernur Lampung M Ridho Ficardo melalui pelaksana tugas Sekretaris Provinsi Lampung Hamartoni Ahadis yang disaksikan masyarakat Lampung.

Hamartoni mengatakan pembangunan Perpustakaan Modern Provinsi Lampung menggunakan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Lampung senilai Rp70 miliar melalui dua tahap yang ditargetkan selesai pada 2019 mendatang.
Ia mengatakan, gedung yang akan dibangun terletak di lahan seluas 24.000 meter persegi dengan luas bangunan 10.000 meter persegi. Ia mengatakan, perpustakan modern dibangun untuk mencapai prestasi pendidikan dengan memberikan fasilitas bagi masyarakat umum agar gemar berkunjung ke perpustakaan untuk mencari informasi.
"Pembangunan ini wujud dari kepedulian Gubernur Lampung pada sektor pendidikan guna menarik minat baca bagi pelajar, mahasiswa, dan masyarakat umum agar rajin menimba ilmu yang nantinya dapat disebarkan kepada masyarakat lain," ujar Hamartoni.
Menurut dia, banggunan dirancang dengan konsep multi fungsi dimana di dalamnya terdapat sarana pendidikan serta rekreasi dan juga dapat digunakan oleh perguruan tinggi di Lampung. Selain sebagai tempat mencari informasi, perpustakaan juga bisa digunakan dosen, dewan riset, forum rektor, dan masyarakat umum,kata dia.
Kemudian Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Pemukiman dan Pengelolaan Sumber Daya Air Provinsi Lampung, Edarwan menuturkan perpustakaan modern didesain dengan arsitektur modern dengan struktur gedung memakai sistem baja komposit yang dilengkapi taman hijau, pencahayaan alami, eksterior modern, dan ramah lingkungan.
Menurut dia, gedung yang dibangun terdiri atas gedung utama terdapat 5 lantai, dimana latai 1 sebagai ruang lobi, informasi, dan ruang baca utama. Lantai 2 dan 3 merupakan ruang baca utama dan ruang deposit, lantai 4 kantor Dinas Perpustakaan, dan lantai 5 sebagai taman atau roof garden.

Kemudian gedung bundar terdiri atas 3 lantai, lantai 1 ruang lobi dan informasi, lantai 2 kolam ikan dan ruang baca terbuka, serta lantai 3 taman atau roof garden. Dilanjutkannya, gedung sayap kiri terdapat 2 lantai yakni lantai 1 sebagai ruang baca rekreasi, bisnis area, dan taman terbuka hijau, sedangakan lantai2 riang rapat dan seminar.
"Juga ada gedung sayap kanan nantinya, dimana lantai satu sebagai pusat peraga Iptek, ruang bermain anak, ruang baca lansia, dan difabel, sedangkan di lantai dua adalah ruang audio visual atau bioskop," kata dia. 

 

Yusmart DS







Berita Terkait



Komentar