muktamarNU

Muktamar NU di Lampung Diundur Tahun Depan

( kata)
Muktamar NU di Lampung Diundur Tahun Depan
Ketua Tanfidziyah PWNU Provinsi Lampung, KH. Mohammad Mukri dan Ketua ICMI Orwil Lampung, M Yusuf S Barusman. Lampost/Triyadi Isworo

BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Pelaksanaan Muktamar Nahdlatul Ulama ke-34 di Provinsi Lampung diundur tahun depan karena adanya pandemi Corona Virus Disease 2019 atau covid-19. Awalnya Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menunjuk Lampung sebagai tuan rumah pelaksanaan Muktamar Nahdlatul Ulama ke-34 pada 22-27 Oktober 2020, namun ditunda sampai 2021 menunggu pandemi reda.

"Muktamar NU sampai saat ini masih tetap dilaksanakan di Provinsi Lampung, tapi waktu pelaksanaannya diundur pada 2021. Sementara untuk hari pelaksanaannya sedang kita bahas," kata Ketua Tanfidziyah PWNU Provinsi Lampung, KH. Mohammad Mukri, usai acara penyerahan bantuan beasisiwa bagi mahasiswa berprestasi UIN, Unila, dan UBL dari Baznas Lampung di Gedung Pusiban, Komplek Kantor Gubernur Lampung, Selasa, 21 Juli 2020.

Sebelum terjadinya pandemi covid-19, Lampung sejak dari awal sudah siap menjadi tuan rumah Mukhtamar Nahdlatul Ulama sejak keluarnya Surat Keputusan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama Nomor: 420/A.II.04.d/10/2019 tentang tempat penyelenggaraan Muktamar yang ditetapkan pada 11 Shafar 1441 H/ 10 Oktober 2019 H di Jakarta.

Bahkan seluruh kepala daerah di Bumi Ruwai Jurai untuk mensukseskan hajat tersebut. Mukhtamar NU tersebut merupakan acara besar yang akan dihadiri oleh ratusan ribu orang yang tumpah ruah mendatangi Provinsi Lampung. Oleh sebab itu sinergiritas dan koordinasi dengan semua pihak sangat diperlukan. Untuk peserta resmi Mukhtamar ini sampai 6.500 ribu orang. Sementara orang yang hadir sebagai official dan kader NU sebanyak ratusan ribu orang. 

Bahkan jajaran PBNU sudah melakukan survei di Provinsi Lampung untuk melihat langsung kesiapan Lampung menaja hajat akbar lima tahunan tersebut. Adapun lokasi yang dikunjungi yakni  Pondok Pesantren Darussaadah di Mojoagung, Gunung Sugih, Lampung Tengah yang diasuh oleh KH Muhsin Abdillah yang juga Rais Syuriah PWNU Lampung. Selanjutnya, Islamic Center/Asrama Haji di Rajabasa, Bandar Lampung, serta Universitas Malahayati di Jalan Pramuka, Bandar Lampung.

 

Winarko



Berita Terkait



Komentar