#senayan#mukhlisbasri#pileg

Mukhlis Basri Prioritaskan Tiga Hal ini ke Lambar untuk menuju Senayan

( kata)
Mukhlis Basri Prioritaskan Tiga Hal ini ke Lambar untuk menuju Senayan
Sejumlah Tokoh Adat Nyatakan Dukung Mukhlis Basri. (Foto:lampost/aripsah)

LIWA (Lmpost.co)-- Di Lampung Barat dukungan terhadap majunya Mantan Bupati  periode 2007-2017, Mukhlis Basri sebagai salah satu calon anggota DPR RI periode 2019-2024 begitu masif.
 
Berbagai kelompok baik di kalangan petani, pedagang hingga tokoh adat serta komunitas masyarakat secara menyatakan kesiapan menjadi tenaga sukarela untuk memperjuangkan Mukhlis menuju senayan.
 
Meski selama ini mukhlis jarang turun ke Lampung Barat untuk menyapa warga, namun dukungan terhadapnya begitu masif.
 
Bahkan Pantauan Lampost.co banyak kelompok yang menyatakan dukungan terhadap Mukhlis dengan mengirim postingan di akun media sosial Mukhlis baik berupa kiriman salam empat jari maupun pernyataan lisan dan tertulis untuk memperjuangkannya menuju Senayan.
 
Menanggapi banyaknya dukungan tersebut Mukhlis Basri mengucapkan terimakasih kepada seluruh masyarakat Lampung Barat, maupun kabupaten lainnya yang dengan tulus mendukungnya.
 
"Saya ucapkan terimkasih atas dukungan masyarakat. Kenapa mereka mendukung saya maju ke pusat, tentu karena mereka sudah merasakan, membuktikan, hasil kerja dan semangat gotong royong membangun selama  10 tahun memimpin Lambar telah dirasakan warga," kata Mukhlis, Selasa (15/1/2019).
 
Menurut Mukhlis jika nantinya dirinya mendapat amanah dan terpilih sebagai anggota DPR RI perwakilan Lampung, maka hal yang menjadi prioritas perjuangannya. Ia menjelaskan prioritas itu berupa upaya pelebaran jalan nasional di sepanjang Bukit Kemuning menuju Liwa, kemudian Liwa menuju Krui pesisit Barat, begitu pula jalur jalan Nasional di sepanjang Pringsewu, Tanggamus hingga Pesisir Barat.
 
"Saat ini volume kendaraan makin hari makan bertambah, termasuk kendaraan tonase besar yang melintasi jalan nasional," kata Mukhlis basri.

Selanjutnya, persoalan tapal batas baik antar kabupaten pula layak menjadi perhatiannya. Lalu, pemerintah pusat ada program hutan kemasyarakatan (HKM) tapi belum semua tersentuh. "Itu yang juga ingin saya perjuangkan, supaya mereka yang puluhan tahun mencari kehidupan di dalam hutan bisa diberdayakan sehingga hutan tetap terjaga dan petani bisa hidup tenang, dan ambil bagian merawat hutan," papar Mukhlis.

 

Aripsah



Berita Terkait



Komentar