#covid-19indonesia

MUI Imbau Warga Zona Merah Ganti Salat Jumat dengan Zuhur di Rumah

( kata)
MUI Imbau Warga Zona Merah Ganti Salat Jumat dengan Zuhur di Rumah
Ilustrasi/Medcom.id


Jakarta (Lampost.co) -- Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Anwar Abbas meminta umat islam di zona merah Covid-19 tak salat di masjid. Permintaan itu tertuang dalam Fatwa MUI Nomor 14 Tahun 2020 tentang Penyelenggaraan Ibadah dalam situasi terjadi wabah covid-19.

 

"Semua umat Islam yang lokasinya berada di zona merah disarankan tidak Salat Jumat sementara waktu," kata Anwar melalui keterangan tertulis, Jumat, 25 Juni 2021.

Baca juga: Salat Jumat Ditiadakan di Jakarta

Anwar menilai langkah Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang meniadakan Salat Jumat sudah tepat dan sesuai fatwa MUI. Sebab, kasus covid-19 di Ibu Kota sedang mengganas.

Dia mengatakan umat Islam bisa mengganti ibadah Salat Jumat dengan Salat Zuhur di rumah.  "Namun warga yang berada di daerah yang terkendali, dipersilakan Salat Jumat dengan memperhatikan protokol kesehatan yang ada," terang Anwar.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengimbau warganya untuk tidak melaksanakan salat Jumat berjamaah sementara waktu. Kebijakan ini diambil menyusul tingginya angka kasus covid-19 di Ibu Kota.

"Sudah diputuskan oleh satgas pusat dan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), termasuk ibadah diminta dilaksanakan di rumah, termasuk besok salat Jumat berarti ditidakan salat Jumat di masjid," ujar Ariza di Balai Kota Jakarta, Kamis, 24 Juni 2021.

Winarko







Berita Terkait



Komentar