#seminar#kepadtianhukum#beritalampung

Muhammadiyah Lokakarya Kepastian Hukum Tanah dan Wakaf

( kata)
Muhammadiyah Lokakarya Kepastian Hukum Tanah dan Wakaf
Lokakarya pemantapan kepastian hukum atas tanah dan wakaf di lingkungan persyarikatan Muhammadiyah, Sabtu (6/4/2019). (Foto:Humas Muhammadiyah)

BANDAR LAMPUNG (Lampost.co)--Guna menyelamatkan aset maupun tanah persyarikatan Muhammadiyah yang dimungkinkan kembali di klaim masyarakat lantaran masih minimnya pengelolaan, maka dilaksanakan lokakarya pemantapan kepastian hukum atas tanah dan wakaf di lingkungan persyarikatan Muhammadiyah.

Krgiatan ini kerja sama majelis wakaf kehartabendaan Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Lampung, dan Universitas Muhammadiyah (UM) Lampung, digelar di aula KH Ahmad Dahlan, Sabtu (6/4/2019).

Sekretaris PWM Provinsi Lampung, Sudarman, menyampaikan lokakarya ini diharapkan dapat menjawab pertanyaan yang selama ini menjadi sumber permasalahan terutama aset, wakaf, dan kehartabendaan. 

"Di Lampung ini mulai ada tanah persyarikatan Muhammadiyah yang disengketakan, sudah diwakafkan oleh orangtua terdahulu tetapi karena ketidaklengkapan surat menyurat dan pengelolaan yang kurang baik, maka diambil kembali oleh anak-anaknya si empunya," katanya.

Kemudian ia mengatakan hal tersebut bukan tak beralasan dapat terjadi, menurutnya wakaf dan hibah yang tidak diurus surat menyuratnya, aset tanah yang tidak dikelola sehingga menimbulkan kesempatan bagi orang lain untuk memilikinya.

Sementara itu Wakil Ketua PP Muhammadiyah,  Goodwill Zubir, yang membuka acara lokakarya tersebut menyampaikan agar peserta dapat mengikuti acara dengan baik, agar kedepan aset yang dimiliki mempunyai kepastian hukum yang jelas. 

Triyadi Isworo/Rilis



Berita Terkait



Komentar