#dagingkurban#iduladha#beritanasional

Muhammadiyah Imbau Hewan Kurban Diganti Uang

( kata)
Muhammadiyah Imbau Hewan Kurban Diganti Uang
Ilustrasi daging kurban. Foto: Dok

Jakarta (Lampost.co): Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah mengimbau agar masyarakat mengganti sedekah hewan kurban dengan uang. Karena pandemi virus korona (covid-19) menimbulkan masalah sosial ekonomi dan meningkatkan jumlah kaum duafa.

"Karena itu sangat disarankan agar umat Islam yang mampu untuk lebih mengutamakan bersedekah berupa uang daripada menyembelih hewan kurban," kata Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir dalam surat edaran PP Muhammadiyah tentang Tuntutan Ibadah Puasa Arafah, Iduladha, Kurban, dan Protokol Ibadah Kurban pada Masa Pandemi Covid-19, Minggu, 28 Juni 2020.

Bagi yang mampu melaksanakan kurban dan memberikan sedekah uang, diharapkan menjalankan keduanya. Namun, Muhamadiyah memberikan alternatif pengganti bagi masyarakat yang ingin kurban.

Baca juga: Muhammadiyah Tetapkan Hari Raya Iduladha 31 Juli 2020

Jika memilih uang, masyarakat diimbau menyalurkan sedekah tersebut melalui lembaga penyaluran tepercaya. Dana tersebut kemudian didistribusikan kepada masyarakat yang sangat membutuhkan di daerah tertinggal, terpencil, dan terluar.

"Atau diolah menjadi kornet kemasan kaleng," ujar Haedar.

Pemotongan hewan kurban juga diimbau melalui rumah pemotongan hewan (RPH) agar sesuai syariat dan higienis. Penyembelihan di luar RPH juga mesti dibatasi.

Pembatasan tersebut guna menghindari kemubaziran dan distribusi yang merata, mengurangi kerumunan massa, dan pemenuhan protokol kesehatan. Sehingga dapat menjamin keamanan dan keselamatan masyarakat.

Jika di luar RPH, penyembelihan harus dilakukan oleh tenaga profesional. Pelaksanaan distribusi hewan kurban juga mesti memperhatikan protokol kesehatan. Petugas atau panitia pelaksana penyembelihan hewan kurban diharapkan mengantarkan langsung ke warga.

Adi Sunaryo



Berita Terkait



Komentar