#nasional#kasus-korupsi

MPR Minta KPK Adil Terhadap Koruptor

( kata)
MPR Minta KPK Adil Terhadap Koruptor
Ketua MPR Bambang Soesatyo. Medcom.id/Candra Yuri Nuralam.

Jakarta (Lampost.co) -- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) diminta menindak koruptor berdasarkan sila kelima Pancasila. Keadilan harus tetap diterapkan sekalipun terhadap 'perampok' uang rakyat.

"Pelaksanaannya (penindakan tindak pidana korupsi) harus dengan asas kemanusiaan yang adil dan beradab," kata Ketua MPR Bambang Soesatyo di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Senin, 9 Maret 2020.

Menurut Bambang, berkeadilan langkah paling ampuh menghapus tindakan korupsi di Indonesia. Upaya pemberantasan korupsi tidak boleh dipisahkan dengan sila kelima Pancasila.

"Karena untuk mencapai itu maka apabila korupsi bisa ditekan rendah bahkan bisa nol maka kesejahteraan rakyat dan keadilan sosial itu bisa terdapat," ujar Bambang.

MPR juga meminta KPK menjaga sinergisitas dengan lembaga lain untuk memperkuat penindakan korupsi. KPK mengedepankan sila kelima meskipun meminta bantuan lembaga lain untuk membantu memberantas praktik rasuah.

Bambang menyebut jajaran Lembaga Antikorupsi tidak keberatan dengan sistem undang-undang baru. Hal ini dipastikan usai pimpinan MPR menggelar pertemuan dengan pimpinan KPK hari ini.

"KPK masih tetap bekerja penegasannya seperti itu, kami mendukung sepenuhnya apa yang dilakukan KPK terhadap undang-undang baru, kami ingin memperkuat KPK berdasarkan asas yang terkandung dalam Pancasila khususnya sila kedua dalam tujuan kita menuju sila kelima keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia," kata Bambang.

Pimpinan MPR sowan ke KPK hari ini. Bambang datang didampingi Wakil Ketua Ahmad Basarah, Wakil Ketua Jazilul Fawaid, Wakil Ketua Hidayat Nur Wahid, Wakil Ketua Zulkifli Hasan, dan Wakil Ketua Arsul Sani.

 

Bambang Pamungkas



Berita Terkait



Komentar