#PENCURIAN#BERITABANDARLAMPUNG

Motor Guru Raib di Tempat Parkir Sekolah

( kata)
Motor Guru Raib di Tempat Parkir Sekolah
Layar tangkap dua pelaku yang beraksi di SMPN 10 Bandar Lampung -- Istimewa 


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Sepeda motor raib di tempat parkir SMPN 10 Bandar Lampung, di jalan Panglima Polim, Kelurahan Segala Mider, Tanjungkarang Barat, Jumat, 21 Mei 2021 sekitar pukul 10.00 WIB. Motor jenis Honda Beat dengan nomor polisi BE 2366 OV  tersebut milik guru Bimbingan Konseling Sri Wuryaningsih (55).

Dari rekaman cctv, terlihat dua orang berboncengan mengendarai sepeda motor dengan nomor polisi, BE 2574 AEA. Satu pelaku menggunakan jaket dengan warna tidak terang dan satu pelaku lainnya menggunakan baju berwarna merah. Keduanya menyambangi parkiran kendaraan guru yang berada di belakang gedung utama.

Terlihat dua pelaku turun. Satu pelaku mengawasi keadaan sekitar, dan satu pelaku yang memakai jaket warna tidak terang merusak stop kontak motor. Hingga sekitar dua setengan menit, akhirnya motor korban berhasil dibobol, dan kedua pelaku melarikan diri.

Bambang penjaga sekolah mengatakan saat kejadian, para guru dan staf sedang sibuk bekerja, sedangkan murid belajar via daring di rumah masing-masing.

"Pelakunya dua orang. Jadi, dia tadi mau ambil motor yang lain, cuma enggak bisa hidup (ada kunci pengaman)," ujarnya.

Saat kejadian pelaku masuk melalui gerbang depan. Kebetulan satpam sekolah sedang tidak bekerja karena izin sakit

"Guru tadi pada sibuk ngajar daring, satpam enggak ada," katanya.

Kejadian pencurian motor lainnya, terjadi di rumah makan Kedai Pindang di Jalan Pangeran Antasari, Kedamaian, pada Rabu, 19 Mei 2021 siang. Pelaku berjumlah dua orang terekam CCTV. Masing-masing berperan sebagai pengawas tetap di pelaku mulai membobol kontak hingga membawa kabur Beat putih merah milik korban hanya dalam waktu 25 detik.

Pengelola Kedai Pindang Antasari, Alex Ibrahim, mengatakan pelaku datang menggunakan motor dari arah Kalibalok dengan berboncengan. Satu pelaku mengamati keadaan sekitar dan satu pelaku beraksi menggasak motor milik konsumen.

"Cepet bener enggak sampai satu menit," katanya.

Rumah makan tersebut sebelumnya memiliki juru parkir. Namun, sejak pandemi covid 19, para juru parkir berhenti bekerja.

 

Wandi Barboy







Berita Terkait



Komentar