#monumen#kerukunan

Monumen Kerukunan Umat Beragama Simbol Toleransi Agama di Desa Sumber Arum

( kata)
Monumen Kerukunan Umat Beragama Simbol Toleransi Agama di Desa Sumber Arum
Kepala Desa (Kades) Sumber Arum, Kecamatan Kotabumi, Bintoro, di depan Monumen Kerukunan Umat Beragama- Lampost/ Yudhi

KOTABUMI (Lampost.co)-- Warga Desa Sumber Arum, Kecamatan Kotabumi, membangun Monumen Kerukunan Umat Beragama sebagai simbol toleransi dalam menjunjung tinggi keberagaman dan pelaksanaan ajaran yang berkaitan dengan nilai-nilai agama yang dianut masyarakat setempat. 
 
Kepala Desa Sumber Arum, Kecamatan Kotabumi, Bintoro, di halaman kantor desa, Selasa (30/7/2019) mengatakan dari 637 kepala keluarga (KK) warga Desa Sumber Arum, setengahnya adalah non muslim dan di Lampung Utara, desa ini merupakan salah satu desa yang masyarakatnya multi agama. 
 
Ia menilai, bila tidak dijaga secara arif dengan menekankan pentingnya toleransi di antara mereka, masyarakat desa di wilayah sangat rentan terpecah belah karena perbedaan paham ajaran agama yang dianut. Karena pentingnya kerukunan ini, merujuk hasil musyawarah rencana pembangunan desa (Musrembangdes) pihak desa membangun monumen kerukunan umat beragama di bale desa sebagai simbol masyarakat yang toleran, menjunjung tinggi keberagaman dan melaksanakan ajaran yang berkaitan dengan nilai-nilai agama, sekaligus untuk mempererat persaudaraan di antara mereka. 
 
 

Yudhi Hardiyanto



Berita Terkait



Komentar