Begalpencurian

Modus Antar Beli Bensin, Pemuda di Way Kanan Larikan Motor

( kata)
Modus Antar Beli Bensin, Pemuda di Way Kanan Larikan Motor
Tersangka berinsial AHR (28) warga Km 10 Blambangan Umpu Kampung Negeri Baru, Kecamatan Umpu Semenguk, Kabupaten Way Kanan. Dok


WAY KANAN (Lampost.co) -- Unit Tekab 308 Satreskrim Polres Way Kanan meringkus pelaku pencurian dengan kekerasan yang terjadi di Jalan Mayjend Ryacudu, Tugu Ryacudu, Blambangan Umpu, Way Kanan.

Tersangka berinsial AHR (28) warga Km 10 Blambangan Umpu Kampung Negeri Baru, Kecamatan Umpu Semenguk, Kabupaten Way Kanan.

Kapolres Way Kanan AKBP Binsar Manurung melalui Kasatreskrim Iptu Des Herison Syafutra, mengatakan kejahatan pelaku itu dilakukan terhadap korban Fahri (13) sekitar pukul 15.00, Jumat, 11 Desember 2020 lalu. Saat itu korban bersama rekannya melintas di Jalan Mayjend Ryacudu, Tugu Ryacudu, Blambangan Umpu.

"Kemudian, datang pelaku menghentikan korban untuk meminta tolong mengantarkan pelaku membeli bensin motornya," kata Herison, Senin 14 Desember 2020.

Kemudian pelaku mengajak korban dengan menggunakan motor korban untuk meminta uang kepada saudaranya ke arah Kampung Sidoharjo. Namun tidak jauh dari simpang lima Blambangan Umpu, rekan korban diturunkan dijalan.

Dalam perjalanan korban juga sempat bertanya alamat rumah pelaku. Hingga akhirnya korban menyadari karena tidak kunjung sampai di tujuan. Saat posisi jalan sepi dan kosong dari lingkungan warga, tepatnya dikawasan perkebunan, korban semakin khawatir karena mengatahui pelaku mengendari motor dengan kecepatan tinggi dan membawa senjata tajam. Hingga akhirnya, motor korban dilarikan pelaku. 

Untuk itu, berdasarkan informasi atas tindakan kriminal itu, anggota Polres Way Kanan melakukan penyelidikan dan menemukan pelaku saat membawa motor korban di Km 6 Blambangan Umpu, Way Kanan. 

Petugas lansung menghadang namun pelaku tidak berhenti. Petugas juga diminta untuk membuang senjata tajam dan kunci letter T yang berada dipinggangnya. Setelah itu petugas melakukan pengejaran dan memberikan tembakan peringatan jika tidak diindahkan akan diberikan tindakan tegas.

Mendengar peringatan tersebut akhirnya pelaku berhenti dan diamankan berikut barang bukti berupa satu bilah pisau jenis garpu bergagang kayu panjang sekira 20 cm, satu buah kunci letter T, satu buah anak mata kunci letter T, dan satu gagang magnet untuk membuka kunci.

Atas perbuatannya pelaku diancam Pasal 365 KUHP tentang curas dengan hukuman penjara maksimal 9 tahun penjara dan Pasal 2 Undang Undang Darurat No. 12 tahun 1951 dengan ancaman hukuman maksimal 10 tahun penjara.

 

Effran Kurniawan







Berita Terkait



Komentar