#LaranganMudik

Mobil Travel Nekat Bawa Penumpang Bakal Disita

( kata)
Mobil Travel Nekat Bawa Penumpang Bakal Disita
Ilustrasi travel diminta putar balik/Antara/Fakhri Hermansyah.


Jakarta (Lampost.co) -- Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo mengatakan akan menindak travel nakal selama larangan mudik Lebaran 2021. Pengemudi travel yang nekat membawa penumpang akan ditilang.

"Akan kami sita kendaraannya (tanggal 6 Mei 2021) dan baru kami pulangkan setelah 17 Mei 2021," kata Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo di Jembatan Cibeet, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu, 17 April 2021.

Sambodo menyebut pengemudi travel bisa dijerat Pasal 308 dan Pasal 303 Undang-Undang (UU) Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ). Beleid itu mengatur ancaman hukuman pidana kurungan maksimal dua bulan atau denda Rp500 ribu.

Begitu pula truk dan kendaraan yang khusus mengangkut barang. Kendaraan ini bisa ditindak dengan pasal serupa jika kedapatan mengangkut pemudik.

"Semua penindakan itu akan kami sita kendaraannya dan baru kami pulangkan setelah 17 Mei 2021," ujar Sambodo.

Sanksi tegas juga bakal diterapkan kepada bus yang nekat mengangkut penumpang. Namun, sanksi bagi pengemudi bus diberikan oleh Dinas Perhubungan.

"Kan sudah dibilang enggak boleh jalan, tapi dia jalan, itu ada sanksi dari Dinas Perhubungan, yakni dari teguran atau pencabutan (izin) atau sanksi lain," kata Sambodo.

Polisi juga menyiapkan sanksi bagi masyarakat yang nekat mudik menggunakan sepeda motor dan mobil pribadi. Kendaraan itu akan diputar balik ke Jakarta.

Sambodo memastikan tidak ada masyarakat yang bisa lolos. Sebab, polisi akan berjaga selama 24 jam mengadang pemudik di 31 titik pos pengamanan (pos pam).

 

Abdul Gafur







Berita Terkait



Komentar