#MobilPustakaPintar#Bantuan#MoneyGramFoundation#YayasanPengembanganPerpustakaanIndonesia(YPPI)

Mobil Pustaka Pintar Pertama di Indonesia Diluncurkan

( kata)
Mobil Pustaka Pintar Pertama di Indonesia Diluncurkan
​MoneyGram Foundation dan Yayasan Pengembangan Perpustakaan Indonesia (YPPI) meresmikan Mobil Pustaka Pintar pertama di Jakarta, Selasa (22/8/2017). Dok. MoneyGram Foundation

JAKARTA (Lampost.co) -- MoneyGram Foundation dan Yayasan Pengembangan Perpustakaan Indonesia (YPPI)  meresmikan Mobil Pustaka Pintar pertama di Jakarta, Selasa  (22/8/2017). Mobil Pustaka ini memberi anak-anak akses ke 1.000 buku, komputer, dan koneksi Wi-Fi.
Fasilitas pendidikan ini dapat diwujudkan melalui bantuan dana sebesar lebih dari 800 juta rupiah yang diberikan kepada YPPI oleh MoneyGram Foundation, sebuah lembaga nirlaba yang berkomitmen untuk memberdayakan anak-anak melalui pendidikan.
"MoneyGram Foundation dan YPPI memiliki tujuan yang sama yakni untuk meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap literasi dan pendidikan," ujar Alex Holmes, Chief Executive Officer MoneyGram.
Menurut dia, mobil Pustaka Pintar ini merupakan program terobosan terbaru dan lanjutan kemitraan pihaknya dengan YPPI untuk terus meningkatkan literasi di Indonesia dan memperbaiki taraf hidup anak-anak dan keluarga.
Perhentian pertama Mobil Pustaka Pintar akan berlokasi di Tulungagung, Jawa Timur, daerah dimana banyak pekerja migran berasal dengan tingkat pendidikan yang rendah.
"Literasi menjadi salah satu kunci dalam meningkatkan kualitas pendidikan anak-anak untuk memperoleh masa depan yang lebih cerah serta siap menghadapi kompetisi dunia," tambah Grant Lines, President Chairman of  PT MoneyGram Payment System Indonesia & Chief Revenue Officer.
Vadyo Munaan, Presiden Direktur PT MoneyGram Payment Systems Indonesia, mengatakan proyek kerja sama dengan YPPI ini merupakan bukti komitmen bisnis dan perusahaan MoneyGram di Indonesia untuk berkontribusi dalam pengembangan masyarakat dan lingkungan sekitar tempat kami bekerja.
"Kita perlu mempersiapkan anak-anak, tidak hanya untuk sekolah saja tapi juga untuk meningkatkan daya saing mereka agar siap menghadapi masa depannya dengan lebih baik,” sambung Direktur YPPI, Trini Haryanti. Inilah sebabnya mengapa Tulungagung menjadi fokus utama kami saat ini. Pihaknya ingin generasi muda di Tulungagung membuka mata dan mampu melihat ke depan sehingga mereka kelak dapat membantu kotanya menjadi kota yang makmur dan sejahtera di masa mendatang.

MoneyGram Foundation dan YPPI menghibahkan lebih dari 10 ribu buku ke berbagai sekolah taman kanak-kanak di berbagai wilayah di DKI Jakarta. Dok. MoneyGram Foundation
Mobil Pustaka Pintar merupakan salah satu dari berbagai fasilitas pendidikan yang diwujudkan MoneyGram Foundation bersama YPPI. Pada tahun 2015, MoneyGram Foundation dan YPPI telah menghibahkan lebih dari 10 ribu buku yang disalurkan ke berbagai sekolah taman kanak-kanak yang manfaatnya telah dirasakan langsung oleh hampir 300 guru dan lebih dari 2.300 anak-anak di berbagai wilayah di DKI Jakarta.
MoneyGram adalah operator global penyedia jasa layanan pengiriman uang dan pembayaran yang telah diakui dunia sebagai jasa finansial yang menghubungkan dengan teman dan keluarga baik melalui online maupun perangkat mobile, melalui kios atau toko setempat, kami menghubungkan seluruh pelanggan dengan berbagai cara yang paling sesuai bagi mereka. Kami juga menyediakan layanan pembayaran tagihan, penarikan uang pesanan dan pencairan cek di pasar tertentu. MoneyGram menyediakan layanan pengiriman uang di Indonesia melalui PT MoneyGram Payment Systems Indonesia yang merupakan anak perusanaan milik MoneyGram International, Inc.
MoneyGram Foundation didirikan oleh MoneyGram pada tahun 2012, dengan tujuan membantu anak-anak di dunia untuk memperoleh akses terhadap fasilitas pendidikan dan berbagai sumber pembelajaran.
Yayasan Pengembangan Perpustakaan Indonesia (YPPI) didirikan pada 2007. Sebagai lembaga yang berkomitmen terhadap perpustakaan dan pencerdasan bangsa. YPPI fokus pada bidang peningkatan minat baca masyarakat dengan berkonsentrasi pada manajemen perpustakaan.

Hesma Eryani



Berita Terkait



Komentar