#beritalampung#beritalampungterkini#sampah#tpa#pengelolaanlimbahsampah

Mitra Bentala Soroti Limbah TPA Natar yang Mencemari Embung Warga

( kata)
Mitra Bentala Soroti Limbah TPA Natar yang Mencemari Embung Warga
Kondisi TPA Natar, Lampung Selatan, yang disorot Mitra Bentala Lampung, Jumat, 28 Oktober 2022. Lampost.co/Febi Herumanika


Kalianda (Lampost.co) -- Mitra Bentala Lampung menyoroti persoalan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Tanjungsari, Kecamatan Natar, Lampung Selatan, tidak kunjung usai. Salah satu persoalan yang disorot mengenai limbah cair dari TPA tanpa dikelola dan mencemari embung desa setempat.

Selain itu, Mitra Bentala juga menyoroti adanya lahan pertanian tidak dapat dikelola lantaran air tercemar akibat limbah dari sampah itu. "Kok bisa ada limbah dari hasil sampah tidak dikelola, bocor mencemari lingkungan. Namun, sudah bertahun-tahun tidak ada perhatian hal itu sangat berbahaya," ujar Direktur Mitra Bentala Lampung, Mashabi, Jumat, 28 Oktober 2022.

Baca juga: Warga Way Gubak Keluhkan Debu dari Perusahaan Pembuat Beton Bangunan 

Dia pun menanyakan seperti apa kepedulian Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan mengenai pengelolaan sampah tersebut. Pasalnya, ada alat berat yang difungsikan untuk mengatur sampah kondisinya rusak.

"Kami sebagai masyarakat peduli lingkungan memohon agar pemerintah serius dalam menangani TPA karena dampaknya akan berbahaya untuk masyarakat," katanya.

Dia menambahkan persoalan optimalisasi yang tidak kunjung dikerjakan sementara sudah dilelang dengan dana APBN itu untuk disegerakan karena anggaran sangat besar, yakni Rp4 miliar. "Seandainya dana itu digunakan dengan benar dan sesuai seperti yang ada di dalam lelang LPSE itu akan sangat bermanfaat untuk TPA terutama dalam pengelolaan limbah dari sampah tersebut," katanya.

Sebelumnya, Kabid Sampah Dinas DLH Lamsel Muhrizal mengatakan untuk alat berat yang rusak nanti akan diperbaiki. "Nanti alat berat di TPA Natar akan diperbaiki," ujarnya, Jumat, 14 Oktober 2022.

Disinggung terkait adanya embung rusak akibat limbah cair dari TPA Natar, Muhrizal menerangkan, tim dari dinas telah mengecek ke lokasi embung tetapi dia enggan menjelaskan hasilnya karena bukan wewenangnya menjelaskan hal tersebut.

Muharram Candra Lugina








Berita Terkait



Komentar