#sampah#mitrabentala#beritalampung

Mitra Bentala Sebut 80 Persen Pencemaran Pesisir Lampung dari Sampah Daratan 

( kata)
Mitra Bentala Sebut 80 Persen Pencemaran Pesisir Lampung dari Sampah Daratan 
Seorang warga mengais sampah di pinggir sungai Way balau, Kota Karang, Bandar Lampung, Senin (25/02/2019). (Lampost.co/ Ahmad Amri) 


BANDAR LAMPUNG (Lampost.co)-- Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Mitra Bentala menyebutkan pencemaran sampah di perairan Teluk Lampung mencapai 75-80 persen bersumber dari sungai-sungai yang bermuara ke laut. 
 
Direktur LSM Mitra Bentala,Mashabi mengatakan, bahwa kondisi pencemaran sampah di wilayah perairan Teluk Lampung sudah sangat memprihatinkan, terutama sampah rumah tangga dan limbah industri rumah tangga. 
 
"LSM Mitra Bentala belum melakukan riset secara detail, jika diperkirakan menurut kami 75-80% dari pencemaran berasal dari daratan, terutama sampah rumah tangga dan industri rumah tangga," kata Mashabi, Senin (25/02/2019). 
 
Dia menjelaskan, penanganan masalah sampah di pesisir Teluk Lampung, harus ada upaya yang dilakukan oleh pemerintah dan bekerjasama antara instansi terkait, masyarakat yang tinggal di bantaran sungai dan bermuara ke laut. 
 
"Penanganan sampah mesti masuk dalam rencana program Pemprov maupun Pemkot setiap tahunnya mulai dari hulu sampai hilir dengan melibatkan pihak terkait pada aliran sungai yang bermuara ke laut," jelasnya.
 
Dia menambahkan, Pemprov dan Pemkot harus memenuhi fasiltas-fasilitas untuk penanganan sampah di pesisr Teluk Lampung diantaranya seperti TPS Pesisir, Sokli laut dan petugasnya ditiap kelurahan atau Desa yang berdomisili di wila yah pesisir Teluk Lampung. 
 
 

Ahmad Amri







Berita Terkait



Komentar