#GenerasiEmas#AnakPemalu

Minim Apresiasi Lahirkan Anak Pemalu

( kata)
Minim Apresiasi Lahirkan Anak Pemalu
Anak pemaluwww.tipsanakbayi.com

BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Masa emas (golden age) perkembangan anak yang berlalu dengan minimnya apresiasi yang diberikan para orang tua kepada sang anak, dinilai akan melahirkan anak-anak yang cenderung pemalu. Psikolog anak, Rosdiana Setyaningrum, menyebut masa emas tersebut sebagai momen wow, yakni masa tumbuh kembang anak pada usia 1—6 tahun.
"Pada saat itu anak sangat perlu mendapatkan apresiasi dari orang tua," kata dia dalam talkshow bertajuk Pentingnya Merayakan Momen Wow yang digelar PT Frisian Flag Indonesia, di Auditorium Unair Surabaya, baru-baru ini.
Menurut dia, anak yang sukses itu bermula dari anak yang memiliki kepercayaan diri, sedangkan kepercayaan diri dapat dibangun dari pengakuan lingkungan. Oleh karena itu, perayaan atau apresiasi kepada anak sangat berdampak pada karakter anak di masa depannya.
Momen wow perkembangan anak antara lain ditandai dengan respons anak pada orang lain, seperti tersenyum ketika orang lain tersenyum. Kemudian aktivitas, seperti lari-lari atau mulai berfantasi.
"Kalau saat usia 1—3 tahun, anak jangan disuapi agar bisa mandiri, lalu kalau saat usia 4—6 tahun, anak harus dibiarkan memilih atau memutuskan agar dia memiliki inisiatif," kata dia.
Menurutnya, apresiasi pada anak yang mengalami momen wow itu yang paling baik adalah pujian, pelukan, dan menyediakan waktu bersama anak-orang tua. "Jadi, kalau ada anak yang tersenyum saat orang lain tersenyum, harus dipuji. Kalau anak suka berlari-lari dan kalau anak suka berfantasi, mereka juga harus diapresiasi."
Dengan apresiasi akan membuat anak menjadi aktif, berpikir positif, dan percaya diri. "Kalau momen tersebut orang tua lewatkan tanpa apresiasi, anak akan menjadi pemalu," ujarnya.

Dampingi Anak

Ahli tumbuh kembang anak Fakultas Kedokteran (FK) Unair Surabaya, Ahmad Suryawan, mengatakan orang tua harus mendampingi aktivitas anak-anak pada masa emas perkembangannya.
"Yang paling baik memang orang tua mendampingi anak dalam masa itu, tetapi kalau orang tua bekerja, bisa saja anak dititipkan kepada neneknya atau kepada pengasuh yang harus paham soal masa tumbuh kembang emas itu," kata dia.
Dalam usia 0—1 tahun, orang tua harus aktif dengan mengajak tersenyum, melambaikan tangan, dan sebagainya. Pada usia 1—3 tahun, orang tua harus mengarahkan anak yang berlari-lari agar perbuatannya memiliki tujuan, misalnya mengenal warna.
"Kalau momen wow 3—6 tahun, anak suka berfantasi karena itu berilah buku yang mendidik. Namun, orang tua perlu berhati-hati, jangan memberikan buku dengan tokoh yang suka melakukan tindakan berbahaya karena akan ditiru anak. 

Yusmart Dwi Saputra/Antara



Berita Terkait



Komentar