#beritalampung#beritabandarlampung#narkoba#kriminal

Miliki Sabu, Honorer Kelurahan di Metro Ditangkap Polisi

( kata)
Miliki Sabu, Honorer Kelurahan di Metro Ditangkap Polisi
Pelaku beserta barang bukti narkotika jenis sabu yang kini diamankan di Mapolres Metro. Foto: Dok/Istimewa


Metro (Lampost.co): Seorang pegawai honorer di salah satu kelurahan di Bumi Sai Wawai bersama rekannya ditangkap anggota Polres Metro karena memiliki narkoba.

Data yang dihimpun Lampung Post, kedua tersangka tersebut berinisial RPS 37 tahun (perempuan) warga Kampung Harapan, RT 28 RW 06, Kelurahan Tejoagung yang merupakan honorer di kelurahan wilayah Kecamatan Metro Utara. Kemudian, YD (laki-laki) warga Jalan Bima I, RT 25 RW 07, Kelurahan Tejo Agung Kecamatan Metro Timur yang bekerja sebagai pedagang kebab.

Kasatreskoba Polres Metro, IPTU Abdul Efendi Siregar mengatakan, penangkapan tersebut dilakukan pada Senin, 2 Januari 2023 sekitar pukul 17.00 WIB di dua tempat terpisah.

"Mereka ditangkap ditempatkan terpisah, untuk YD ini ditangkap di Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Ganjaragung, Metro Barat. Sementara, untuk RPS ini ditangkap di Lapangan Kampus, Kelurahan Iringmulyo," kata dia, Selasa, 3 Januari 2023.

Dia menambahkan, dari keterangan kedua tersangka, barang haram tersebut didapat dari seorang bandar sabu asal Gunungsugih Baru, Kabupeten Lampung Tengah dengan nilai Rp250 ribu.

"Pada saat penggeledahan, ditemukan narkoba jenis sabu di celana tersangka YD dengan berat 0,46 gram. Kemudian dilakukan pengembangan akan dikonsumsi oleh rekannya RPS," tambahnya.

Dia menjelaskan, dari pengakuan tersangka YD, Sabu tersebut untuk diberikan kepada RPS dan belum ada rencana untuk mengonsumsi.

"Mereka mengaku belum pernah mengonsumsi narkoba. Bahkan, rencana untuk mengonsumsinya juga belum tau," ungkapnya.

"Selain satu paket sabu-sabu, kita juga dapati barang bukti berupa seperangkat alat hisap sabu. Sekarang para tersangka dan barang bukti masih kita amankan untuk pemeriksaan lebih lanjut," pungkasnya.

Kini keduanya terancam Pasal 112 Ayat (1) UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan hukuman penjara paling lama 12 tahun dan denda paling sedikit Rp800 juta.

Adi Sunaryo








Berita Terkait



Komentar