#banksampah#beritapringsewu

Miliki Bank Sampah, Warga Tanjunganom Kelola Sampah Jadi Pupuk Kompos

( kata)
Miliki Bank Sampah, Warga Tanjunganom Kelola Sampah Jadi Pupuk Kompos
Foto : Dok


PRINGSEWU (Lampost.co)--Pekon Tanjunganom, Kecamatan Ambarawa, telah memiliki bank sampah mulai akhir 2018.

Kepala Pekon Tanjunganom Muhyidin, saat ditemui di pekonnya, Rabu (16/1/2019), mengatakan pendirian bank sampah bertujuan memberikan edukasi dan menjaga lingkungan. Selain itu, hasil pengolahan sampah bisa untuk bahan kompos bagi sampah organik, sedangkan untuk sampah nonorganik akan dipilah ke tiga subkelompok yakni plastik, kertas, serta botol atau logam.

"Sebenarnya bank sampah kami baru berjalan pada bulan ini, dan pada minggu-minggu kemarin kami juga mengadakan sosialisasi tentang bank sampah, sedangkan fungsinya sebagai media edukasi bagi anak-anak usia dini dan juga masyarakat tentang bagaimana kita memelihara lingkungan," ujar Muhyidin.

Sementara menurut Janu, kepala divisi kompos bank sampah, mengatakan pendirian bank sampah sangatlah bermanfaat buat masyarakat karena lingkungan sekitar bisa jadi lebih bersih dari sampah. Karena sampah-sampah yang dikumpulkan oleh masyarakat akan di tampung dan diolah menjadi pupuk kompos.

Adanya bank sampah tersebut, kata dia, warga sangat antusias apalagi sampah sudah bisa dijual dan umumnya uang hasil jual sampah tidak langsung diambil tetapi ditabung yang tercatat ke buku tabungan. Tabungan hasil jual sampah mulai dari Rp10 ribu—Rp20 ribu.

"Sehingga jika sudah terkumpul cukup banyak, warga dapat menggunakan uang itu sebagai kebutuhan," kata dia.

Fathur*







Berita Terkait



Komentar