#pembinaan#kelurahan

Metro Tingkatkan Pemberdayaan Masyarakat Berkelanjutan

( kata)
Metro Tingkatkan Pemberdayaan Masyarakat Berkelanjutan
Wali Kota Metro, Wahdi Sirajuddin saat menyambut tim penilaian lomba kelurahan tingkat Provinsi di Kelurahan Tejo Agung, Kecamatan Metro Timur, beberapa waktu lalu. (Foto:Lampost.co/Bambang Pamungkas)


Metro (Lampost.co)--Pemerintah Kota (Pemkot) Metro terus melakukan pemberdayaan masyarakat meskipun penilaian lomba kelurahan tingkat provinsi telah usai. Hal tersebut dilakukan untuk memunculkan branding di setiap kelurahan yang ada di Bumi Sai Wawai. 

Wali Kota Metro, Wahdi Sirajuddin mengatakan, untuk memiliki branding di setiap kelurahan tentu harus mendapat dukungan dari seluruh pihak terutama ketersediaan masyarakat. 

"Perlu upaya masyarakat untuk memiliki ciri khas di masing-masing kelurahan. Tentu, pemerintah akan mendorong agar itu semua bisa terwujud," kata dia, Rabu, 29 Juni 2022. 

Dia menambahkan, perbedaan masyarakat akan terus berlanjut meskipun lomba kelurahan tingkat Provinsi sudah selesai. 

"Untuk kedepannya kita akan mempersiapkan itu semua. Jadi nanti akan berkelanjutan dan penyelenggara bukan hanya pemerintah saja, dengan dukungan seluruh masyarakat sehingga bisa memenuhi kriteria suatu perlombaan," tambahnya. 

Wahdi menyebut, kebanggaan juga muncul di Kelurahan Tejo Agung, Kecamatan Metro Timur yang lolos dalam perlombaan di tingkat provinsi. 

Wali Kota optimistis dapat memenangkan lomba kelurahan ini. Apalagi dari beberapa indikator Kelurahan Tejo Agung telah memenuhi persyaratan. Mulai dari penyelenggaraan pemerintahan dan pemberdayaan masyarakat. 

"Ini jarang di daerah lain. Dari pemberdayaan KTN yang tangguh dalam semua hal, ini menjadi potensi yang besar. Selanjutnya pemberdayaan KWT Tangguh Mandiri. Jadi penilaian paling penting itu pemberdayaan masyarakat. Kita lihat, sekarang yang mulai ditularkan ke masyarakat yang lain yaitu madu," ungkapnya. 

Saat ini Tejo Agung, lanjutnya, khususnya di RW 08 tengah membudidayakan madu klanceng. Itu bisa ditingkat lagi ke warga lainnya dan membuat lingkungan lebih asri.

"Selanjutnya pemberdayaan ekonomi kreatif yang sedang kita bangun. Tentu pasar kreatif yang muncul itu memiliki pembeda. Jadi setiap kelurahan memiliki branding kreativitas masing-masing," lanjutnya.  

"Dengan membranding kelurahan itu semua dapat terekspos. Apalagi dengan adanya media ini yang mempublikasikan sebuah informasi yang menarik. Sehingga bisa menjadi rujukan wisatawan asing untuk berkunjung ke Metro," ungkapnya. 

Sri Agustina






Berita Terkait



Komentar