#pbb#pajak#beritalampung

Metro Rencanakan Penambahan Stimulus PBB

( kata)
Metro Rencanakan Penambahan Stimulus PBB
Sekretaris Kota Metro, Bangkit Haryo Utomo. Lampost.co/Bambang Pamungkas


Metro (Lampost.co) -- Pemerintah Kota (Pemkot) Metro berencana menambah besaran stimulus pembayaran pajak bumi dan bangunan perkotaan dan pedesaan (PBB-P2).


Sekkot Metro, Bangkit Haryo Utomo, mengatakan terdapat pengurangan besaran stimulus pada 2017-2019 dengan stimulus diberikan 90 persen.

"Pada 2022 ini stimulus lebih kecil dari tahun sebelumnya. Sehingga, kesannya untuk pembayaran PBB terlalu besar," kata dia, Rabu, 18 Mei 2022.

Dia menambahkan, dengan adanya pengurangan stimulus tersebut, pemerintah mengkaji ulang besaran yang akan diberikan.

"Ini sedang di kaji lagi, berapa penambahan stimulus yang akan diberikan supaya masyarakat bisa membayar pajak dan pendapat asli daerah juga tidak terganggu," tambahnya.

Dia menjelaskan, berdasarkan saran dari BPK pemberian stimulus tidak boleh sama dari tahun ke tahun. Jika pada 2017-2019 pemberian stimulus 90 persen, pada tahun ini dimungkinkan bisa 80-85 persen.

"Tapi, masyarakat harus menyadari itu. Kalau kemarin keputusannya tidak sama dengan tahun kemarin mungkin berat untuk membayar. Ini sedang dikaji lagi dengan BPPRD dan besok final setelah itu bisa disampaikan kepada pimpinan. Mudah-mudahan masyarakat paham dan pendapat asli daerah (PAD) tidak terganggu. Intinya akan melakukan penambahan stimulus pembayaran PBB," ujarnya.

Dia menyebut, perlu menginventarisasi terkait kepemilikan lahan. Dimana luas lahan milik masyarakat Metro berbeda-beda.

"Jadi beda-beda. Semakin besar lahan milik masyarakat akan semakin tinggi PBB yang dibayarkan," ungkapnya.

Effran Kurniawan








Berita Terkait



Komentar