koronacovid-19

Metro Prioritaskan Vaksin Covid-19 untuk Tenaga Kesehatan

( kata)
Metro Prioritaskan Vaksin Covid-19 untuk Tenaga Kesehatan
Ilustrasi. Medcom.id


METRO (Lampost.co) -- Pemerintah Kota (Pemkot) Metro melalui Dinas Kesehatan Kota Metro siap menjalankan program vaksinasi Covid-19. Pemberian vaksinasi akan lebih memprioritaskan tenaga kesehatan dan pelayanan medis.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Metro, Erla Indrianti mengatakan, pemberian vaksinasi akan dilakukan terlebih dahulu kepada tenaga kesehatan serta petugas pelayanan publik sebagai garda terdepan penanganan Covid-19.

"Kemarin kita telah melakukan webinar tentang program vaksinasi, untuk mengetahui Selena prosedur serta waktu pelaksanaan vaksinasi. Tujuan vaksinasi dilakukan untuk melindungi masyarakat dari bahaya Covid-19, serta menurunkan angka kesakitan dan kematian yang diakibatkan virus tersebut," kata dia, Kamis, 10 Desember 2020.

Dia menambahkan, vaksinasi akan dilakukan pada usia minimal 18 sampai dengan 59 tahun.

“Untuk tahap awal pemberian program vaksin ini diperuntukan untuk usia 18 sampai dengan 59 tahun. Terlebih lagi kepada orang yang duduk di garda terdepan seperti medis, orang yang melaksanakan pelayanan publik, peserta BPJS PBI,” tambahnya.

Dia menjelaskan, vaksinasi ini akan dibagi menjadi 2 golongan, baik dari vaksin pemerintah dan vaksin mandiri. Untuk vaksin mandiri dipersiapkan pemerintah bagi masyarakat yang tidak termasuk prioritas tersebut, namun ingin melakukan vaksinasi secara mandiri.

“Mengenai harga vaksin mandiri kami sedang menunggu ketetapan Pemerintah Pusat. Sementara untuk kadar dan dosis dari 2 golangan vaksin ini sama serta waktu pemberian vaksinasi diperkirakan pada akhir Januari 2021. Pemberian vaksin ini juga baru dapat dilaksanakan setelah mendapat surat izin edar dari Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM). Nantinya pemerintah juga menggunakan aplikasi untuk mendata sasaran yang akan di vaksinasi," ujarnyaa.

Menurutnya, setelah mendapatkan izin edar, masyarakat yang ingin divaksinasi  bisa mengunjungi di berbagai Rumah Sakit, Klinik, Praktik Dokter dan pusat kesehatan di setiap daerah. Pemberian vaksinasi tetap dilakukan dengan protokol kesehatan.

Winarko







Berita Terkait



Komentar