covid-19

Metro Mencatat Penambahan 12 Pasien Positif Covid-19

( kata)
Metro Mencatat Penambahan 12 Pasien Positif Covid-19
Juru Bicara Satgas Covid-19 Kota Metro Misnan. (dok)


Metro (Lampost.co) -- Pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Metro bertambah 12 orang. Dengan adanya penambahan pasien tersebut kini total kasus mencapai 292 pasien.

Juru Bicara Satgas Covid-19 Kota Metro Misnan membenarkan adanya penambahan pasien tersebut. Salah satunya merupakan pegawai di salah satu toko di Kota Metro. 

"Hari ini Metro mencatat 12 kasus penambahan pasien positif, satu diantara bekerja di toko," kata dia, Rabu, 6 Januari 2021. 

Dia menjelaskan, pasien 281, perempuan RRA (34) Metro Timur, kronologisnya pasien sepulang menghadiri pesta di Kota Gajah, Lampung Tengah. Kemudian pasien 282 perempuan S (64) warga Metro Timur, kronologisnya anak pasien datang dari Jakarta. Keduanya pada 4 Januari hasil swab-nya keluar dan dinyatakan positif. 

"Untuk pasien 283, perempuan SP (49) warga Metro Selatan, kronologisnya kedatangan saudaranya dari Bandar Lampung, tak lama merasa tidak enak badan dan di swab. Lalu pasien 284, perempuan K (53) warga Metro Utara, awalnya pasien hendak operasi katarak, saat di-rapid hasilnya reaktif. Kemudian pasien 285, perempuan (43) warga Metro Pusat, pasien merupakan seorang guru di Metro saat melakukan rapid test massal hendak mengikuti KBM tatap muka namun hasilnya reaktif. Setelah melakukan swab dan hasilnya positif, ketiga pasien melakukan isolasi mandiri di rumahnya," kata dia. 

Dia menambahkan, pasien 296, laki-laki IS (28) warga Metro Barat, pasien merupakan seorang ASN di Jakarta, pada 23 Desember pulang ke Metro, pasien mengeluh demam, batuk, dan pilek saat rapid antigen hasilnya reaktif. Kemudian pasien 287, perempuan Y (22) warga Metro Barat, pasien bekerja di toko di Metro, pada 21 Desember mengeluh kurang sehat dan hilang rasa penciuman, pada 29 Desember di rapid hasilnya reaktif. Keduanya melakukan swab pada 30 Desember pada 4 Januari hasilnya dinyatakan positif. Saat ini melakukan isolasi mandiri di rumah.
 
"Sementara pasien 288, perempuan T (68) warga Metro Barat, pada 13 Desember melakuan perjalanan ke Yogyakarta, pada 28 Desember berobat dengan keluhan sesak nafas. Pasien 289, perempuan N (65) Metro Pusat, pada 22 Desember berobat dengan keluhan demam dan batuk serta nyeri di ulu hati. Kemudian pasien 290, perempuan SR (68) warga Metro Barat, pada 5 Januari pukul 11.45 WIB masuk UGD RSUD Ahmad Yani dan sudah tidak sadarkan diri, selama sepekan pasien mengalami batuk dan sesak, saat di ringent sup pneumonia. Pukul 16.00 makin menurun dan koma, kemudian pukul 16.55 pasien dinyatakan meninggal dunia," kata dia.
  
Untuk pasien 291, perempuan S (56) warga Metro Timur, awalnya pada 4 Januari masuk UGD RSUD Ahmad Yani dengan keluhan batuk dan sesak serta mempunyai riwayat diabetes melitus, saat di-rapid hasilnya reaktif. Kemudian Pasien 292, perempuan M (62) warga Metro Pusat, pada 4 Januari masuk UGD RSUD Ahmad Yani dengan keluhan lemas. Pasien ini juga mempunyai riwayat diabetes melitus. Keduanya melakukan swab pada 5 Januari dan hasilnya positif. Saat ini keduanya masih dirawat di RSUD Ahmad Yani.

 

Ricky Marly







Berita Terkait



Komentar