#serapanapbd#belanjalokal#metro

Metro Klaim 40 Persen Lebih APBD Dibelanjakan Produk Lokal

( kata)
Metro Klaim 40 Persen Lebih APBD Dibelanjakan Produk Lokal
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Metro, Anang Risgianto. (Foto:Lampos/Bambang Pamungkas)


Metro (Lampost.co) -- Pemerintah Kota (Pemkot) Metro mengaku sudah membelanjakan APBD lebih dari 40 persen untuk pembelian produk lokal.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Metro, Anang Risgianto mengatakan adanya imbauan dari Mendagri dalam pemakaian APBD pihaknya sudah lebih dari 40 persen telah digunakan untuk pembelian produk lokal.

"Kita sudah melaksanakan itu, penggunaan produk dalam negeri kita lebih dari 40 persen," kata dia, Senin, 6 Juni 2022.

Dia menjelaskan, memang instruksi yang didapat ialah harus dibelanjakan ke produk lokal. Oleh karena itu perlu mendesain terlebih dahulu sebelum adanya perencanaan.

"Kita upayakan tidak melakukan pembelian dari luar. Kecuali ada barang-barang yang tidak bisa didapatkan di dalam negeri. Itu bisa kami minimalisir dengan cara mendesain sejak awal bagaimana dalam penggunaan produk tersebut," ujarnya.

Kota Metro masuk dalam jajaran 10 besar kabupaten/kota di Indonesia yang memiliki realisasi dengan penggunaan produk dalam negeri.

"Kami lakukan mulai dari sistem informasi pengadaan atau sirup, itu sudah 100 persen. Kemudian sistem elektronik sudah 34,28 persen dan untuk pencatatan nontender sudah dilaksanakan 46,54 persen," tambahnya.

Sementara, untuk kontrak penunjukan langsung itu sudah 34,28 persen. Kemudian untuk laporan realisasi di dasbor LPSE Metro sudah mencapai 67 persen.

"Perlu diketahui, dalam penggunaan produk dalam negeri di Metro sudah sebanyak 709 paket. Termasuk UMKM itu ada 65 paket dan hampir produk yang kami pakai sudah bersertifikat produk dalam negeri dan sudah digunakan di Metro," ungkapnya.

Maka dari itu, lanjutnya, Metro masuk dalam 10 kabupaten/ kota yang sudah menggunakan produk dalam negeri.

"Semaksimal mungkin kita upayakan untuk pemakaian produk lokal. Sesuai dengan instruksi yang sudah diberikan," pungkasnya.


Sri Agustina








Berita Terkait



Komentar