#beritalampung#beritalampungterkini#inflasi#kenaikanhargabbm

Mesuji Siapkan Rp3,5 Miliar untuk Penanganan Inflasi

( kata)
Mesuji Siapkan Rp3,5 Miliar untuk Penanganan Inflasi
Ilustrasi. Dok


Mesuji (Lampost.co) -- Pemerintah Kabupaten Mesuji menyiapkan anggaran Rp3.529.490.000 untuk hadapi inflasi. Anggaran tersebut disiapkan di APBD Perubahan 2022.

"Angka itu adalah 2% dari nilai dana transfer umum triwulan IV yang diperkirakan Oktober ini turun. Anggaran ini sifatnya untuk bantuan kepada warga yang terdampak inflasi," ujar Sekretaris Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Mesuji, Henri Dunan di kantornya, Senin, 26 September 2022.

Dia menjelaskan anggaran tersebut nantinya akan disebar ke OPD yang bersentuhan langsung dengan calon penerima yang terdampak langsung inflasi. "Anggaran ini untuk bantuan sosial bagi penciptaan lapangan kerja, subsidi sektor transportasi, dan perlindungan sosial lainnya. Untuk subsidi sektor transportasi masih digodok agar tepat sasaran. Yang ditekankan kepada OPD agar mereka bisa menyalurkan tepat sasaran," ujarnya.

Baca juga: Penyediaan Beras Penanganan Inflasi Tunggu Pengesahan APBD Perubahan 

Terpisah, Kepala BPS Mesuji, Zulkifli di kantornya menuturkan jika Mesuji belum memiliki data angka inflasi. Diperkirakan inflasi Mesuji masih di bawah Metro. Idealnya BPS harus memantau lebih dari 200 komoditas.

"Data penghitungan awal, ada survei biaya hidup untuk menggambarkan pola konsumsi dan diagram timbang. Di situlah distribusi uang masyarakat ke mana saja," ujarnya.

Dia mengilustrasikan dalam uang Rp100 ribu, warga di Mesuji menghabiskan Rp6.200 untuk membeli beras.

"Setelah beras, ada rokok Rp4.700, kemudian tarif listrik, lalu bensin, dan diikuti untuk pendidikan dan perawatan pribadi," katanya.

Muharram Candra Lugina








Berita Terkait



Komentar