#beritalampung#beritalampungterkini#ikanairtawar

Mesuji Ajukan 1 Juta Benih Ikan untuk Restocking

( kata)
Mesuji Ajukan 1 Juta Benih Ikan untuk Restocking
TEBAR BENIH IKAN. Pj Bupati Mesuji Sulpakar (berkacamata) saat menebar benih ikan, beberapa waktu lalu. Dok Prokompim Mesuji


Mesuji (Lampost.co) -- Pemerintah Daerah Kabupaten Mesuji melalui Dinas Perikanan tengah mengajukan satu juta benih ikan untuk restocking. Pengajuan benih untuk menebarkan kembali jenis-jenis ikan yang menurut sejarahnya mendiami perairan itu yang karena suatu sebab terjadi penurunan populasi atau tidak ditemukan lagi.

"Kami sedang ngajukan ke Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) satu juta benih ikan. Sejalan dengan misi kementerian, restocking ikan diyakini mendukung upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat. Kegiatan restocking ini sering dilakukan di danau dan sungai," ujar Kepala Dinas Perikanan Mesuji Ripriyanto di kantornya, Senin, 19 September 2022.

Baca juga: Pinsar Lampung Menilai Pemerintah Berhasil Menekan Lonjakan Harga Telur 

Dia menjelaskan ciri dari perairan yang harus dilakukan penebaran kembali adalah perairan yang telah mengalami penurunan stok alami (depleting natural population). "Hal itu ditandai makin sedikit hasil tangkapan oleh masyarakat. Tentunya upaya ini sebelum dilakukan harus disertai dengan berbagai kajian dan pertimbangan ilmiah karena dalam upaya mengembalikan fungsi dan peran perairan umum sebagai ekosistem akuatik yang seimbang jangan sampai kegiatan ini justru dapat mengakibatkan hilangnya spesies endemik yang mempunyai nilai ekonomis penting," ujarnya.

Di sisi lain, Penjabat Bupati Mesuji Sulpakar telah melakukan penebaran 50 ribu benih ikan air tawar di embung buatan kompleks perkantoran Pemerintah Kabupaten Mesuji. Ribuan benih berasal dari sumbangan Forum Musyawarah Kerja Kepala Sekolah-Sekolah Menengah Kejuruan(MKKS-SMK) se-Lampung.

"Mudah-mudahan dalam waktu dekat Mesuji akan dibangun balai benih ikan air tawar oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan, tepatnya di Desa Bukoposo, Kecamatan Way Serdang," katanya.

Muharram Candra Lugina








Berita Terkait



Komentar