#pajak#pengusaha#beritalampung

Meski Tak Berizin, Pengusaha Pesawaran Wajib Bayar Pajak

( kata)
Meski Tak Berizin, Pengusaha Pesawaran Wajib Bayar Pajak
Foto : Dok Lampost.co

PESAWARAN (Lampost.co) -- Meskipun tak memiliki izin, para pelaku usaha yang berada baik di pinggir jalan ataupun di pulau yang berada di Kabupaten Pesawaran harus tetap membayar pajak.

Hal ini diungkapkan oleh Kepala Bidang Pajak daerah lainnya Syarif Husin mewakili Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Pesawaran Wildansyah.

"Kalau pelaku usaha tersebut, menyelenggarakan usaha atau kegiatan yang berkaitan dengan objek pajak daerah, dia wajib bayar pajak," ungkapnya, Selasa (13/8/2019).

Menurutnya hal tersebut tak menyalahkan, mengingat pihaknya melakukan penarikan pajak telah sesuai dengan Undang-undang yang berlaku.

"Jadi dasar penarikan pajak kita adalah UU nomor 28 tahun 2009 Tentang pajak daerah dan retribusi daerah, pada pasal 2 ayat 2 PBB, BPHTB, pajak hiburan, restoran, hotel, mineral dan logam, itu kita bisa melakukan penarikan pajak meskipun ada izin atau tidak," paparnya.

Menurutnya, kalau pihaknya melakukan penarikan, tidak memiliki dasar dalam melakukan penarikan pajak, hal tersebut sudah masuk kedalam ranah pidana. "Karena kami memiliki dasar itulah, mangkanya kami berani menarik pajak mereka yang tidak memiliki izin tersebut," jelasnya.

Dirinya juga mengatakan, jika izin dan pajak disatukan bisa berpengaruh pada PAD daerah, mengingat para pengusaha pasti tidak akan membayar pajak dengan dalih tidak memiliki izin.

"Sekarang gini aja, kalau kita punya kendaraan apakah kita tidak bayar pajak kalau kita tidak punya SIM, kan tidak walaupun kita tidak punya SIM kita tetap bayar pajak kendaraannya, begitupun dengan izin dan pajak ini, itulah penjelasan mudahnya," ungkapnya.

Widodo



Berita Terkait



Komentar