#Infrastruktur#jalan#Pesawaran#Tambak#beritalampung

Meski Sumbang PAD, Aktivitas Tambak Rusak Infrastruktur di Pesawaran

( kata)
Meski Sumbang PAD, Aktivitas Tambak Rusak Infrastruktur di Pesawaran
Kondisi jalan rusak di wilayah Pesawaran, banyak disumbang oleh aktivitas tambak yang menangkut muatan berlebih. (Foto:Dok.Lampost.co)

PESAWARAN (Lampost.co)--Bupati Pesawaran, Dendi Ramadhona menyebutkan aktivitas tambak udang yang kerap mengangkut muatan melebihi kapasitas menyumbang kerusakan infrastruktur jalan di wilayah pesisir Pesawaran.

"Salah satu dampak,negatif dari aktivitas tambak udang adalah kerusakan jalan karena pada saat para tembak udang panen, biasanya isi mobil berlebihan tidak sesuai dengan kekuatan jalan,"kata Dendi Ramadhona, Senin (22/1/2018).
Namun diakuinya bahwa ada pemasukan PAD dari pajak para pengusaha tambak udang, ke pemerintah Kabupaten Pesawaran, keuntungan dengan kerusakan yang ditimbulkan tidak sebanding karena belih banyak kerusakannya.
"Semestinya para pengusaha tidak membawa muatan lebih, kekuatan jalan bisa delapan ton dipaksa dengan bedan sampai 20 ton, yang ada jalannya rusak. Memang dari segi PAD, ada tetapi tidak sebanding dengan kerusakan yang ditimbulkan,"jelasnya.
Bahkan, pada tahun ini, Pemkab Pesawaran melalui, Dinas Perikanan Kabu paten Pesawaran menargetkan,PAD dari Dinas Perikanan Rp1 miliar.
"Setelah adanya tim lintas sektoral, ada pendapatan, dari Dinas Perikanan. Pada tahun ini,2018 ditargetkan Rp 1 miliar, untuk perikanan budidaya perikanan air tawar dan air laut,"ujarnya.
Sementara itu, kepala Dinas Perikanan Kabupaten Pesawaran, Heriansyah, mengatakan pada tahun, ini ditargetkan PAD dari sektor perikanan Rp600 juta.
"Tahun sebelumnya, 2018 selalah adanya penertiban tambak udang di wilayah Pesisir Pesawaran, PAD  meningkat menjadi Rp300 juta dan tahun ini, 2018 ditargetkan Rp 600 juta,"ujarnya.

Ahmad Amri



Berita Terkait



Komentar