#nuansa#kemerdekaan

Merdeka Bersama

( kata)
Merdeka Bersama
Dok Lampost.co

SUDAH 74 tahun Indonesia menjadi bangsa yang merdeka, terlepas dari penjajahan. Proklamasi kemerdekaan pada 17 Agustus 1945 menjadi tonggak munculnya negara Indonesia yang berasaskan Pancasila dan bersemboyan Bhinneka Tunggal Ika.

Meski sudah 74 tahun merdeka, mantan penjajah bangsa ini, yakni Belanda, baru mengakui kedaulatan RI pada 1949. Belanda kemudian akhirnya benar-benar mengakui kemerdekaan RI pada 17 Agustus tahun 2008 lalu.

Nah, membahas hari ulang tahun kemerdekaan Indonesia, saya iseng menggunakan mesin Google mencari data negara yang ulang tahun hari kemerdekaannya sama seperti Indonesia. Dari hasil penelusuran, ada tiga negara yang merdeka bersama Indonesia di tahun yang sama. Ketiganya yakni negara Korea Utara, Korea Selatan, dan Vietnam.

Korea Utara merdeka pada 15 Agustus 1945 yang selanjutnya membentuk Republik Demokratik Korea pada 1948. Kemudian Korea Selatan pada tanggal yang sama 15 Agustus 1945. Kedua negara di Semenanjung Korea ini meraih kemerdekaan dari penjajah negara Jepang, sama seperti Indonesia. Sementara negara Vietnam merdeka dari penjajahan Prancis pada 2 September 1945.

Meski merdeka pada tahun yang sama, negara kita masih kalah dengan negara Korea Selatan. Masih banyak sekali pekerjaan rumah yang harus kita selesaikan secara bersama sama. Tanggung jawab mengisi kemerdekaan ada di pundak semua masyarakat Indonesia. Karena itu, kita semua harus bersatu-padu, bahu-membahu, dan bergotong-royong mengisi kemerdekaan demi terwujudnya cita-cita bangsa.

Pada perayaan kemerdekaan Indonesia ke-74 tahun ini, Presiden RI Joko Widodo juga berpesan agar masyarakat Indonesia menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). "Keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia adalah segala-galanya jangan sampai dikorbankan yang namanya keutuhan NKRI," ujar Jokowi di halaman Istana Merdeka, Jakarta, Sabtu (17/8), dilansir dari Lampost.co.

Ia pun mengingatkan agar setiap ada pemilihan kepala daerah hingga pemilihan presiden untuk menempatkan keutuhan NKRI yang paling penting. "Karena pilihan bupati, pilihan gubernur, pilihan presiden, dan keutuhan NKRI harus ditempatkan di tempat yang paling penting," katanya.

Selepas kegaduhan politik yang memecah persatuan Indonesia menjadi beberapa kubu, sudah sepatutnya di momen HUT RI kali ini kita berpegangan tangan kembali demi Indonesia yang lebih maju. Selamat HUT ke-74 RI. Semoga negaraku tercinta ini bisa terus melaju pesat menjadi negara yang kuat. Merdeka! Merdeka! Merdeka!

Firman Luqmanulhakim



Berita Terkait



Komentar