#hoaks#satpolpp#beritalampung

Merasa Dirugikan, Kasatpol PP Bandar Lampung Laporkan Penyebar Hoaks

( kata)
Merasa Dirugikan, Kasatpol PP Bandar Lampung Laporkan Penyebar Hoaks
Plt Kasatpol PP Bandar Lampung Suhardi Syamsi menunjukkan laporan usai membuat laporan dugan hoaks, di Mapolresta, Selasa, 17 September 2019. Lampost.co/Deta Citrawan

BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Merasa dirugikan pada postingan akun Facebook atas nama Makmur For Malab. Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Bandar Lampung meaporkan pemilik akun ke pihak kepolisian.

Pelaksana Tugas (Plt) Kasatpol PP Suhardi Syamsi mengatakan. Laporan tersebut dibuat berdasarkan video di media sosial, yang disebar luaskan oleh pemilik akun Makmur For Malab yang berkaitan dengan unsur suku, agama, ras, dan antargologan (SARA) dan hoaks.

Dalam postingan itu, otomatis instansi Satpol PP Kota Bandar Lampung merasa dirugikan. Sebab telah mencoreng nama baik satuan dan Pemerintah Kota Bandar Lampung. "Dimana dalam video tersebut Satpol PP merobohkan sebuah masjid. Kejadian itu di Pekalongan pada tanggal 25 Agustus 2017 yang merobohkan masjid,"  ujarnya, usai membuat laporan di Mapolresta Bandar Lampung, Selasa, 17 September 2019.

Pihaknya menjelaskan pemilik akun facebook Makmur For Malab mengapload ulang video tersebut dan merubah caption unggahan seolah-olah yang merobohkan masjid tersebut Satpol PP Kota Bandar Lampung.

Oleh karena itu, Suhardi mengatakan dengan beredarnya video tersebut di media sosial tentunya Satpol PP Kota Bandar Lampung sangat dirugikan. "Sangat dirugikan, karena ini bisa menyulut kemarahan umat Islam untuk melakukan, katakanlah untuk menyerang Satpol PP. Dan sisi lain kita juga sangat dirugikan karena ini sangat kontraproduktif dengan apa yang dilakukan oleh pemerintah kota Bandar Lampung dimana pak Walikota Herman HN dalam upaya-upaya beliau mewujudkan masyarakat yang agamis," jelasnya.

Untuk diketahui, dalam unggahan video pemilik akun FB Makmur For Malab menulis caption 'subhanallah..ust Udin angkat bicara, pembangunan masjid di kaliawi dirobohkan oleh satpol pp Kota balam'.

Deta Citrawan

Berita Terkait

Komentar