#merapi#erupsi

Merapi Luncurkan Lava Pijar Sejauh 1.400 Meter

( kata)
Merapi Luncurkan Lava Pijar Sejauh 1.400 Meter
Gunung Merapi mengeluarkan awan panas guguran. (Antara Foto/Andreas Fitri Atmoko/hp.)


Yogyakarta (Lampost.co) -- Gunung Merapi di perbatasan Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah tiga kali mengeluarkan guguran lava pijar pada Jumat, 14 Mei 2021. Guguran lava pijar itu meluncur dengan jarak maksimum sejauh 1.400 meter ke arah barat daya mulai pukul 00.00 sampai 06.00 WIB.

"Selama periode pengamatan itu Merapi juga mengalami 42 kali gempa guguran dengan amplitudo 3-11 mm selama 11-112 detik, serta tujuh kali gempa fase banyak dengan amplitudo 4-6 mm selama 8-12 detik," ujar Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Hanik Humaida, melansir Antara.

Pada Jumat pagi, asap berwarna putih juga terpantau keluar dari Gunung Merapi dengan intensitas tebal setinggi 50 meter di atas puncak. Asap kawah teramati berwarna putih dengan intensitas sedang dan tinggi 50 m di atas puncak kawah.

Pada periode pengamatan Kamis, 13 Mei 2021, pukul 00.00-24.00 WIB, Gunung Merapi tercatat delapan kali meluncurkan guguran lava pijar dengan jarak luncur maksimum 1.800 meter ke arah barat daya ke hulu Kali Krasak dan Kali Boyong.

BPPTKG masih mempertahankan status Gunung Merapi pada Level III atau Siaga. Guguran lava dan awan panas Merapi diperkirakan berdampak pada wilayah sektor selatan-barat daya, yang meliputi Sungai Kuning, Boyong, Bedog, Krasak, Bebeng, dan Putih.

"Apabila terjadi letusan, lontaran material vulkanik dari Gunung Merapi dapat menjangkau radius tiga km dari puncak gunung," terangnya.

 

Effran Kurniawan







Berita Terkait



Komentar